Pasal 5
BAB 2 — KRITERIA DAN PERSYARATAN PENYESUAIAN (INPASSING)
(1) Kriteria PNS yang dapat diangkat dalam jabatan fungsional polisi kehutanan melalui Penyesuaian (Inpassing) meliputi: a. PNS yang telah dan/atau masih menjalankan tugas di bidang perlindungan dan pengamanan hutan serta pengawasan peredaran hasil hutan berdasarkan keputusan Pejabat yang berwenang; b. PNS yang masih menjalankan tugas Jabatan Polisi Kehutanan namun belum diangkat secara definitif sesuai dengan formasi jabatan fungsional polisi kehutanan dan telah mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi secara reguler; c. pejabat pimpinan tinggi, administrator dan pengawas yang memiliki kesesuaian antara jabatan terakhir yang diduduki dengan jabatan fungsional polisi kehutanan; dan/atau d. PNS yang dibebaskan sementara dari jabatan fungsional karena dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sejak diangkat dalam jabatan/pangkat terakhir tidak dapat memenuhi Angka Kredit untuk kenaikan jabatan/pangkat setingkat lebih tinggi dikarenakan ketidaksesuaian antara jabatan dengan tugas dan fungsi organisasi.
(2) Selain kriteria sebagaimana dimaksud pada ayat (1), PNS yang akan diangkat dalam jabatan fungsional polisi kehutanan wajib memenuhi persyaratan: a. untuk jenjang jabatan fungsional keterampilan:
berijazah paling rendah SLTA atau sederajat/Diploma I/Diploma II/Diploma III;
pangkat paling rendah pengatur muda atau golongan ruang II/a;
memiliki pengalaman dalam pelaksanaan tugas di bidang perlindungan dan pengamanan hutan serta pengawasan dan peredaran hasil hutan paling kurang 2 (dua) tahun dalam jangka waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir;
mengikuti dan lulus uji kompetensi di bidang jabatan fungsional polisi kehutanan;
nilai prestasi kerja paling kurang bernilai baik setiap unsur dalam 1 (satu) tahun terakhir;
usia paling tinggi saat mengajukan usulan: a) 3 (tiga) tahun sebelum batas usia pensiun jabatan terakhir bagi pejabat pelaksana; atau b) 2 (dua) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi administrator dan pengawas.
Tinggi badan minimal: a) untuk pria 160 (seratus enam puluh) centimeter; dan b) untuk wanita 155 (seratus lima puluh lima) centimeter.
tidak sedang menjalani/dijatuhi hukuman disiplin berdasarkan PERATURAN PEMERINTAH Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dengan tingkat hukuman disiplin sedang atau berat pada masa Penyesuaian (Inpassing);
tidak sedang menjalani pemberhentian sementara dari PNS;
tidak sedang menjalankan tugas belajar lebih dari 6 (enam) bulan pada masa Penyesuaian (Inpassing); dan
tidak sedang menjalani cuti diluar tanggungan negara pada masa Penyesuaian (Inpassing). b. untuk jenjang jabatan fungsional keahlian:
berijazah paling rendah strata satu (S- 1)/Diploma IV (D-IV);
pangkat paling rendah penata muda atau golongan ruang III/a;
memiliki pengalaman dalam pelaksanaan tugas di bidang perlindungan dan pengamanan hutan serta pengawasan peredaran hasil hutan paling kurang 2 (dua) tahun dalam jangka waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir;
mengikuti dan lulus uji kompetensi di bidang perlindungan dan pengamanan hutan serta pengawasan peredaran hasil hutan;
nilai prestasi kerja paling kurang bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir;
usia paling tinggi saat mengajukan: a) 3 (tiga) tahun sebelum batas usia pensiun jabatan terakhir bagi pejabat pelaksana; b) 2 (dua) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi administrator dan pengawas; c) 1 (satu) tahun sebelum batas usia pensiun bagi administrator yang akan menduduki jabatan fungsional madya.
tidak sedang menjalani/dijatuhi hukuman disiplin berdasarkan PERATURAN PEMERINTAH Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dengan tingkat hukuman disiplin sedang atau berat pada masa Penyesuaian (Inpassing);
tidak sedang menjalani pemberhentian sementara dari PNS;
tidak sedang menjalankan tugas belajar lebih dari 6 (enam) bulan pada masa penyesuaian (inpassing); dan
tidak sedang menjalani cuti diluar tanggungan negara pada masa Penyesuaian (Inpassing).
