Pasal 73
BAB 3 — PEMERIKSAAN MASUK ATAU KELUAR WILAYAH INDONESIA
(1) Pemeriksaan Keimigrasian di TPI terhadap warga negara INDONESIA dan Orang Asing tertentu dapat menggunakan Autogate. (2) Orang Asing tertentu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh Direktur Jenderal dengan mempertimbangkan: a. asal negara; b. jenis Visa yang digunakan; c. jenis Izin Tinggal yang digunakan; d. jenis dan tingkat keamanan Dokumen Perjalanan suatu negara; e. asas timbal balik; dan/atau f. perjanjian bilateral dan multilateral. (3) Penggunaan Autogate sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan melalui supervisi Pejabat Imigrasi atau Petugas Pemeriksa Pendaratan. (4) Penggunaan Autogate sebagaimana dimaksud pada ayat (3) merupakan bentuk pemeriksaan Keimigrasian oleh Pejabat Imigrasi atau Petugas Pemeriksa Pendaratan. (5) Pejabat Imigrasi atau Petugas Pemeriksa Pendaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) bertugas untuk: a. memeriksa kelayakan fungsi Autogate; b. mengaktifkan Autogate; c. menonaktifkan Autogate; dan d. menghentikan proses pemeriksaan Keimigrasian yang sedang berlangsung pada Autogate. (6) Autogate digunakan jika secara fungsi dianggap layak oleh Pejabat Imigrasi atau Petugas Pemeriksa Pendaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (3). (7) Dalam hal terdapat indikasi gangguan pada Autogate, Pejabat Imigrasi atau Petugas Pemeriksa Pendaratan dapat melakukan pemeriksaan secara manual.
