Pasal 21
BAB 5 — KEHADIRAN
(1) Pegawai sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 ayat (1) huruf a dikecualikan untuk melakukan pencatatan kehadiran setelah menyerahkan Surat Perintah Tugas perjalanan dinas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, yang diserahkan kepada Unit Kerja yang menangani urusan kepegawaian paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah Pegawai yang bersangkutan kembali masuk kerja. (2) Pegawai sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 ayat (1) huruf b dikecualikan untuk melakukan pencatatan kehadiran setelah memperoleh Surat Ijin Cuti.
(3) Pegawai sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 ayat (1) huruf c dikecualikan untuk melakukan pencatatan kehadiran setelah ditetapkannya Keputusan tentang Surat Tugas Belajar oleh Pejabat Pembina Kepegawaian atau Pejabat yang berwenang. (4) Pegawai sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 ayat (2) dan ayat (3) menyampaikan surat keterangan disertai bukti pendukung yang diserahkan kepada Unit Kerja yang menangani urusan kepegawaian paling lambat dua hari kerja setelah Pegawai yang bersangkutan kembali masuk kerja.
