Pasal 4
BAB 3 — SIKPI
(1) Setiap Orang yang melakukan Usaha Pengangkutan Ikan Hidup di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik INDONESIA wajib memiliki SIKPI.
(2) Kapal yang digunakan untuk usaha pengangkutan ikan hidup sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibatasi paling besar 300 (tiga ratus) gros ton (GT). (3) SIKPI sebagaimana dimaksud pada ayat (1), terdiri atas: a. SIKPI–I-PB, untuk Kapal Pengangkut Ikan Hidup Berbendera INDONESIA dari hasil Pembudidayaan Ikan; b. SIKPI–I-PT, untuk Kapal Pengangkut Ikan Hidup Berbendera INDONESIA dari hasil Penangkapan Ikan; c. SIKPI–A-PB, untuk Kapal Pengangkut Ikan Hidup Berbendera Asing dari hasil Pembudidayaan Ikan; dan d. SIKPI–A-PT, untuk Kapal Pengangkut Ikan Hidup Berbendera Asing dari hasil Penangkapan Ikan.
