Pasal 15
BAB 5 — DOKUMEN PELENGKAP PABEAN
(1) Dokumen Pelengkap Pabean yang digunakan untuk pemenuhan Kewajiban Pabean di Kawasan Bebas berkaitan dengan pemasukan dan pengeluaran barang ke dan dari Kawasan Bebas, meliputi: a. invoice; b. packing list; c. bill of lading/airway bill; d. polis asuransi dalam atau luar negeri; e. bukti pembayaran bea masuk, Pajak Pertambahan Nilai, dan Pajak Penghasilan Pasal 22, serta cukai; f. bukti penyerahan jaminan (BPJ) atau Surat Tanda Terima Jaminan (STTJ); g. kontrak kerja; h. faktur; i. surat izin sebagai pengusaha di Kawasan Bebas dari Badan Pengusahaan Kawasan; j. surat kuasa pengurusan kepabeanan dari pengusaha kepada pengusaha pengurusan jasa kepabeanan dalam hal pemberitahu adalah pengusaha pengurusan jasa kepabeanan; k. keputusan pembebasan atau keringanan bea masuk;
l. surat rekomendasi atau surat ijin/surat persetujuan dari instansi terkait; m. pemberitahuan pemasukan/pengeluaran barang transaksi tertentu (PPBTT); n. dokumen cukai; dan/atau o. dokumen lain yang diperlukan dalam rangka pemenuhan kewajiban kepabeanan. (2) Tata cara penelitian Dokumen Pelengkap Pabean sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai tata cara pemeriksaan pabean di Kawasan Bebas.
