Pasal 13
BAB 4 — JAMINAN
(1) Penyerahan Jaminan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 ayat (3) huruf a angka 1, dilakukan dengan menyerahkan Jaminan berupa jaminan bank atau jaminan dari perusahaan asuransi kepada Pejabat Bea
dan Cukai yang melaksanakan tugas dan fungsi di bidang perbendaharaan pada Kantor Pabean pemasukan barang impor atau pengeluaran barang ekspor yang diduga merupakan atau berasal dari hasil pelanggaran HKI. (2) Jangka waktu Jaminan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yaitu selama 60 (enam puluh) hari sejak tanggal diterbitkan. (3) Atas penerimaan Jaminan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pejabat Bea dan Cukai yang melaksanakan tugas dan fungsi di bidang perbendaharaan melakukan penelitian terhadap: a. format dan isi; b. jumlah; c. jangka waktu Jaminan; dan d. jangka waktu pengajuan Jaminan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 ayat (3) huruf a. (4) Pejabat Bea dan Cukai yang melaksanakan tugas dan fungsi di bidang perbendaharaan melakukan konfirmasi penerbitan Jaminan kepada Penjamin secara lisan dan/atau tertulis dengan mengirimkan surat konfirmasi jaminan paling lama 3 (tiga) hari kerja, dibuat sesuai dengan contoh format tercantum dalam Lampiran huruf N yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini. (5) Penjamin yang menerima permintaan konfirmasi Jaminan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) wajib memberikan jawaban secara lisan dan/atau tertulis paling lama 2 (dua) hari kerja sejak tanggal diterimanya permintaan konfirmasi Jaminan. (6) Dalam hal hasil penelitian sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dan hasil konfirmasi sebagaimana dimaksud pada ayat (4): a. dinyatakan sesuai, Pejabat Bea dan Cukai yang melaksanakan tugas dan fungsi di bidang perbendaharaan menerbitkan bukti penerimaan Jaminan; atau
b. dinyatakan tidak sesuai, Pejabat Bea dan Cukai yang melaksanakan tugas dan fungsi di bidang perbendaharaan mengembalikan Jaminan kepada Pemilik atau Pemegang Hak dan/atau kuasanya. (7) Bukti Penerimaan Jaminan sebagaimana dimaksud pada ayat (6) disampaikan kepada: a. Pemilik atau Pemegang Hak dan/atau kuasanya; dan b. Pejabat Bea dan Cukai yang melakukan pengawasan. (8) Tata cara penggantian dan penyesuaian Jaminan, serta format bukti penerimaan Jaminan dilakukan berdasarkan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan mengenai Jaminan dalam rangka kepabeanan.
