Pasal 6
BAB 2 — PENYELESAIAN PIUTANG NEGARA
(1) Penyelesaian Piutang Negara pada PDAM dilakukan dengan cara: a. pembayaran seluruh kewajiban pokok dan penghapusan seluruh kewajiban non pokok; atau b. pembayaran seluruh kewajiban pokok dan/atau pembayaran seluruh kewajiban non pokok. (2) Penyelesaian Piutang Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a berlaku bagi PDAM yang memenuhi persyaratan sebagai berikut: a. mempunyai kewajiban non pokok sampai dengan Rp100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah); dan b. telah melakukan pembayaran seluruh kewajiban pokok paling lambat tanggal 26 Februari 2016. (3) PDAM yang hanya memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a, namun telah memberikan komitmen kepada Menteri c.q Direktur Jenderal untuk melakukan pembayaran seluruh kewajiban pokok, dapat dipertimbangkan untuk
mengikuti penyelesaian Piutang Negara dengan cara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a. (4) PDAM yang tidak memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (2), mengikuti penyelesaian Piutang Negara sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b. (5) Penyelesaian Piutang Negara pada PDAM dengan cara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b, dapat dilakukan dengan mekanisme kompensasi atas penyaluran dana dari Pemerintah kepada Pemda selaku pemegang saham PDAM sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
