Pasal 55
BAB 11 — PEMINDAHTANGANAN
(1) Hibah BMN PKP2B yang berada pada Kuasa Pengguna Barang, Kontraktor atau pemegang IUPK sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian dilakukan setelah mendapatkan persetujuan Pengelola Barang. (2) Persetujuan Pengelola Barang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditandatangani oleh Direktur Jenderal atas nama Menteri Keuangan, paling sedikit memuat: a. identitas BMN PKP2B yang menjadi objek Hibah; b. identitas penerima Hibah; c. nilai perolehan BMN PKP2B yang menjadi objek Hibah; d. peruntukan Hibah; dan e. perintah kepada penerima Hibah bahwa BMN PKP2B yang dihibahkan wajib digunakan sesuai peruntukan Hibah dan tidak diperbolehkan untuk dimanfaatkan oleh dan/atau dipindahtangankan kepada Pihak Lain. (3) Berdasarkan persetujuan Pengelola Barang sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Kuasa Pengguna Barang melaksanakan Hibah dan dituangkan dalam naskah Hibah dan suatu berita acara serah terima. (4) Berdasarkan berita acara serah terima sebagaimana dimaksud pada ayat (3), Pengguna Barang melaksanakan Penghapusan dengan terlebih dahulu menerbitkan
keputusan Penghapusan. (5) Pengguna Barang menyampaikan laporan pelaksanaan Penghapusan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) kepada Pengelola Barang dengan melampirkan salinan keputusan Penghapusan. (6) Berdasarkan laporan pelaksanaan Penghapusan sebagaimana dimaksud pada ayat (5), Pengelola Barang mengeluarkan BMN PKP2B tersebut dari daftar BMN PKP2B.
