Pasal 36
BAB 3 — KERINGANAN PNBP
(1) Permohonan keringanan PNBP Terutang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1) diajukan dengan menyampaikan surat permohonan keringanan PNBP Terutang yang paling sedikit memuat informasi mengenai identitas Wajib Bayar, alasan pengajuan keringanan PNBP, bentuk keringanan PNBP, jumlah PNBP Terutang yang diajukan keringanan PNBP, dan tanggal jatuh tempo PNBP Terutang. (2) Surat permohonan keringanan PNBP Terutang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: a. diajukan secara tertulis dalam Bahasa INDONESIA; dan b. ditandatangani oleh Wajib Bayar atau pihak yang dikuasakan. (3) Keringanan PNBP Terutang yang diajukan atas Surat Ketetapan PNBP Kurang Bayar berdasarkan laporan hasil pemeriksaan PNBP harus disertai dengan surat
pernyataan Wajib Bayar atau pihak yang dikuasakan tidak akan mengajukan keberatan PNBP dan menerima substansi yang terdapat dalam laporan hasil pemeriksaan PNBP.
