Pasal 9
BAB 2 — TARIF PREFERENSI DAN KETENTUAN ASAL BARANG (RULES OF ORIGIN)
(1) Negara Anggota pengekspor kedua dapat menerbitkan SKA Back-to-Back dan/atau DAB Back-to-Back berdasarkan SKA Form D dan/atau DAB yang diterbitkan oleh Negara Anggota pengekspor pertama. (2) SKA Back-to-Back dan/atau DAB Back-to-Back sebagaimana dimaksud pada ayat (1), harus memenuhi ketentuan sebagai berikut: a. memenuhi ketentuan penerbitan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7; b. berisi informasi yang sama dengan SKA Form D dan/atau DAB yang diterbitkan oleh Negara Anggota pengekspor pertama, kecuali jumlah barang dan nilai Free-on-Board (FOB); c. total jumlah barang yang tercantum pada SKA Back- to-Back dan/atau DAB Back-to-Back tidak boleh melebihi jumlah barang yang tercantum pada SKA Form D dan/atau DAB yang diterbitkan oleh Negara Anggota pengekspor pertama; d. mencantumkan nilai Free-on-Board (FOB) barang di Negara Anggota pengekspor kedua, dalam hal menggunakan kriteria asal barang (origin criteria) kandungan nilai regional atau Regional Value Content (RVC); e. masa berlaku SKA Back-to-Back dan/atau DAB Back-to-Back tidak boleh melebihi masa berlaku SKA Form D dan/atau DAB yang diterbitkan oleh Negara Anggota pengekspor pertama; f. nama eksportir yang tercantum dalam SKA Back-to- Back dan/atau DAB Back-to-Back harus sama dengan nama Importir yang tercantum dalam SKA Form D dan/atau DAB yang diterbitkan oleh Negara Anggota pengekspor pertama; g. mencantumkan nomor referensi dan tanggal SKA Form D dan/atau DAB yang diterbitkan oleh Negara Anggota pengekspor pertama; dan
h. dalam hal DAB Back-to-Back, barang yang terdapat dalam DAB Back-to-Back harus merupakan barang yang menjadi otorisasi Eksportir Bersertifikat. (3) Dalam hal SKA Back-to-Back: a. nomor referensi dan tanggal SKA Form D dan/atau DAB sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf g, dicantumkan pada kolom 7 SKA Back-to-Back; dan b. diberikan tanda ( √ ) atau ( X ) pada kolom 13 SKA Back-to-Back kotak “Back-to-Back CO”. (4) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dikecualikan dalam hal SKA Back-to-Back berupa e-Form D. (5) Dalam hal informasi pada SKA Back-to-Back dan/atau DAB Back-to-Back diragukan atau tidak lengkap, Pejabat Bea dan Cukai dapat meminta Importir, Penyelenggara/ Pengusaha TPB, Penyelenggara/Pengusaha PLB, pengusaha di Kawasan Bebas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (3) huruf d angka 3, atau Badan Usaha/Pelaku Usaha KEK, untuk menyerahkan copy atau pindaian SKA Form D dan/atau DAB yang diterbitkan di Negara Anggota pengekspor pertama.
