Pasal 41
BAB 3 — BDRS
(1) BDRS mempunyai tugas: a. menerima darah yang sudah di uji saring oleh UTD; b. menyimpan darah dan memantau persediaan darah; c. melakukan uji silang serasi darah pendonor dan darah pasien; d. melakukan rujukan bila ada kesulitan hasil uji silang serasi dan golongan darah ABO/rhesus ke UTD secara berjenjang; e. menyerahkan darah yang cocok bagi pasien di rumah sakit; f. melacak penyebab reaksi transfusi atau kejadian ikutan akibat transfusi darah yang dilaporkan dokter rumah sakit; dan g. mengembalikan darah yang tidak layak pakai ke UTD untuk dimusnahkan. (2) Dalam hal BDRS belum mampu melakukan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c dan huruf f, BDRS dapat melakukan kerja sama dengan BDRS lain atau merujuk ke UTD wilayahnya.
