PERMENKES
Peraturan Menteri Nomor 33 Tahun 2022 tentang TATA CARA PENANGANAN PERKARA HUKUM DI LINGKUNGAN...
Pasal 44
BAB 5 — SURAT KUASA, ALAT BUKTI, SAKSI DAN/ATAU AHLI
(1) Surat kuasa dalam Penanganan Perkara Hukum ditandatangani oleh Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa. (2) Untuk percepatan Penanganan Perkara Hukum, surat kuasa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terlebih dahulu ditandatangani oleh Pemberi Kuasa. (3) Isi surat kuasa disesuaikan dengan masing-masing Penanganan Perkara Hukum. (4) Dalam hal surat kuasa dalam Penanganan Perkara Hukum belum diterbitkan, Penanganan Perkara Hukum dapat dilaksanakan berdasarkan surat tugas.
(5) Surat tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (4) diterbitkan oleh pejabat yang berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
