Pasal 22
BAB 4 — TATA CARA PENANGANAN PERKARA HUKUM SECARA LITIGASI
(1) Penyusunan kajian/telaah hukum terhadap perkara Pengujian UNDANG-UNDANG atau Perppu dan penyusunan surat kuasa substitusi dilakukan oleh Biro berdasarkan penugasan dari Menteri. (2) Kajian/telaah hukum dan surat kuasa substitusi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan kepada Pejabat Pimpinan Tinggi Madya yang terkait dengan Pengujian UNDANG-UNDANG atau Perppu untuk ditandatangani. (3) Surat kuasa substitusi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) sekurang-kurangnya memuat: a. Menteri selaku pemberi kuasa substitusi; b. Pejabat Pimpinan Tinggi Madya selaku penerima kuasa substitusi; dan c. kewenangan yang diberikan untuk mewakili Menteri dalam menyiapkan dan/atau menandatangani dokumen, memberikan keterangan dan penjelasan yang diperlukan, serta menghadiri persidangan pemeriksaan pengujian UNDANG-UNDANG. (4) Biro menyampaikan kajian/telaah hukum dan surat kuasa substitusi yang telah ditandatangani Pejabat Pimpinan Tinggi Madya sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dengan melampirkan surat kuasa khusus dari PRESIDEN untuk ditandatangani Menteri.
