Pasal 4
BAB 2 — DAK FISIK PERHUBUNGAN
(1) DAK Fisik subbidang keselamatan jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) huruf b bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan keselamatan transportasi darat melalui pemenuhan aspek keselamatan jalan guna menurunkan tingkat fatalitas kecelakaan. (2) DAK Fisik subbidang keselamatan jalan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi: a. pengadaan dan pemasangan perlengkapan jalan; dan b. pengadaan peralatan uji berkala kendaraan bermotor. (3) Pengadaan dan pemasangan perlengkapan jalan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a meliputi: a. alat penerangan jalan; b. pagar pengaman; c. alat pemberi isyarat lalu lintas; d. marka jalan; e. rambu lalu lintas; f. cermin tikungan; g. paku jalan; h. patok lalu lintas (delineator); dan i. zona selamat sekolah. (4) Pengadaan peralatan uji berkala kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b meliputi alat: a. uji emisi gas buang; b. uji ketebalan asap gas buang; c. uji kebisingan suara klakson knalpot; d. uji rem; e. uji lampu; f. uji kincup roda depan; g. uji penunjuk kecepatan; h. pengukur kedalaman alur ban; i. pengukur berat; j. pengukur dimensi; dan
k. uji daya tembus cahaya pada kaca.
