Pasal 16
BAB 2 — PENYUSUNAN, PENELAAHAN, DAN PERUBAHAN RENCANA KERJA
(1) Penelaahan rancangan Renja Kemhan dan TNI sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 ayat (1) paling sedikit dilakukan terhadap Program, Kegiatan, Keluaran (Output) Kegiatan, Sub Output, Komponen, Lokasi, dan anggaran serta sumber pendanaannya. (2) Penelaahan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diutamakan pada perubahan rancangan Renja Kemhan dan TNI karena adanya perubahan alokasi anggaran pada tingkat Program dan Kegiatan dari Pagu lndikatif ke Pagu Anggaran. (3) Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Keuangan, dan Kemhan dalam hal ini Direktorat Jenderal Perencanaan Pertahanan Kemhan
melakukan penelaahan rancangan Renja Kemhan dan TNI untuk memastikan: a. Program, Kegiatan, Keluaran (Output) Kegiatan, Sub Output, dan Komponen yang diusulkan sesuai dengan tugas dan fungsi; b. keterkaitan antara Program, Kegiatan, Keluaran (Output) Kegiatan, Sub Output, Komponen, Lokasi, dan anggaran serta sumber pendanaannya; c. ketepatan dengan pencapaian sasaran pembangunan dan pendanaannya dalam rancangan akhir RKP atau RKP; d. kesesuaian dan keterkaitan Sasaran Strategis, Sasaran Program, dan Sasaran Kegiatan; e. kesiapan Kegiatan untuk dilaksanakan pada tahun yang direncanakan; f. kesesuaian rancangan Renja Kemhan dan TNI dengan kebijakan efisiensi dan efektivitas belanja negara; g. kesesuaian Keluaran (Output) Kegiatan dan/atau Sub Output dengan Kerangka Regulasi; h. memastikan kesesuaian penandaan Keluaran (Output) Kegiatan; i. memastikan kesesuaian anggaran dalam rancangan Renja Kemhan dan TNI dengan Pagu Anggaran; dan j. kesesuaian dan kelayakan Lokasi. (4) Dalam melakukan penelaahan sebagaimana yang dimaksud pada ayat (2): a. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional melakukan penelaahan dengan fokus utama pada ketepatan sasaran rancangan Renja Kemhan dan TNI dengan rancangan akhir RKP atau RKP; b. Kementerian Keuangan melakukan penelaahan dengan fokus utama pada kesesuaian rancangan
Renja Kemhan dan TNI dengan kebijakan efisiensi dan efektivitas belanja negara; dan c. Kemhan dalam hal ini Direktorat Jenderal Perencanaan Pertahanan memberikan penjelasan, data dan informasi yang dibutuhkan untuk penelaahan rancangan Renja Kemhan dan TNI. (5) Penelaahan ketepatan sasaran rancangan Renja Kemhan dan TNI dengan dokumen rancangan RKP paling sedikit mencakup: a. ketepatan Sasaran Strategis, Sasaran Program, Sasaran Kegiatan beserta indikatornya terhadap sasaran RKP dan pendanaannya; dan b. kesesuaian Komponen, Sub Output, Keluaran (Output) Kegiatan, dan Lokasi dalam pencapaian Sasaran Kegiatan. (6) Penelaahan kesesuaian rancangan Renja Kemhan dan TNI dengan kebijakan efisiensi dan efektivitas belanja negara sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf f antara lain mencakup: a. kesesuaian dan kewajaran dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan mengenai standar biaya; b. kesesuaian usulan anggaran dalam rancangan Renja Kemhan dan TNI dengan Pagu Anggaran; c. kesesuaian antara Kegiatan, Keluaran (Output) Kegiatan, Sub Output, Komponen, dan anggarannya; dan d. hubungan logis antara Keluaran (Output) Kegiatan dengan sasaran (outcome) beserta indikatornya.
