Pasal 14
BAB 3 — PENETAPAN STATUS PENGGUNAAN BARANG MILIK NEGARA
(1) Pengguna Barang melakukan penetapan status Penggunaan BMN dengan mendasarkan pada hasil penelitian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12. (2) Penetapan status Penggunaan BMN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan melalui keputusan Pengguna Barang. (3) Dalam hal BMN berada dalam penguasaan Pengguna Barang baik berasal dari hasil pengadaan maupun perolehan lainnya yang sah, Pengguna Barang dapat langsung MENETAPKAN status penggunaan BMN tanpa didahului usulan penetapan status penggunaan dari KPB dan/atau PPB-E1. (4) Keputusan Pengguna Barang sebagaimana dimaksud pada ayat (2) paling sedikit memuat: a. pertimbangan penetapan status Penggunaan; b. jumlah, jenis, dan nilai Alutsista yang ditetapkan statusnya; c. satuan pengguna; dan d. tindak lanjut penetapan status Penggunaan BMN. (5) Dalam hal Pengguna Barang tidak menyetujui permohonan KPB dan/atau PPB-E1 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10, Pengguna Barang memberitahukan secara tertulis kepada KPB dan/atau PPB-E1 yang mengajukan permohonan disertai dengan alasan.
(6) Keputusan Pengguna Barang sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilaporkan kepada Pengelola Barang paling lambat 1 (satu) bulan sejak ditetapkan.
