Pasal 10
BAB 3 — PIHAK-PIHAK DALAM PENGADAAN BARANG/JASA
(1) KPA pada Kemhan dan TNI merupakan Pejabat yang ditetapkan oleh PA. (2) KPA memiliki kewenangan sesuai pelimpahan oleh PA, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7. (3) KPA di lingkungan Kemhan dan TNI terdiri dari KPA UO, KPA Kotama dan KPA Satker. (4) KPA UO di lingkungan Kemhan dan TNI , di tingkat : a. Kemhan
: Sekjen Kemhan b. Mabes TNI
: Kasum TNI c. TNI AD
: Kasad d. TNI AL
: Kasal e. TNI AU
: Kasau
(5) KPA Kotama di lingkungan Kemhan dan TNI, di tingkat : a. Kemhan
: Irjen, Dirjen, Kabadan b. Mabes TNI
:
c. TNI AD
: Wakasad, Pangkotama/Gub/Dan/Dir/Kabalakpus d. TNI AL
: Wakasal, Pangarmatim, Pangarmabar, Pangkolinlamil, Dankormar, Dankobangdikal, Gub AAL, Dan Seskoal. e. TNI AU
: Pangkotama, Gub AAU, Dankopaskhas, Dankoharmatau, Danseskoau
(6) Ka Satker di lingkungan Kemhan dan TNI dapat berlaku sebagai KPA untuk pengadaan operasional perkantoran sampai dengan Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).
