Pasal 23
(1) Harga penetapan oleh Badan Usaha BBN sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 20 huruf b atau harga kesepakatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 huruf c digunakan selain untuk pelaksanaan penahapan pemanfaatan BBN sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 ayat (3).
(2) Harga penetapan oleh Badan Usaha BBN sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) merupakan harga yang ditetapkan oleh Badan Usaha BBN dalam pelaksanaan penjualan BBN secara eceran.
(3) Harga penetapan oleh Badan Usaha BBN sebagaimana
dimaksud pada ayat (2) ditetapkan berdasarkan:
- kemampuan daya beli konsumen dalam negeri;
- kesinambungan pengusahaan dan pemanfaatan BBN; dan
- tingkat keekonomian dengan margin yang wajar.
(4) Harga kesepakatan sebagaimana dimaksud pada ayat
(1) merupakan harga yang disepakati dalam
pelaksanaan penjualan BBN selain penjualan BBN secara eceran sebagaimana dimaksud pada ayat (2).
(5) Harga yang disepakati sebagaimana dimaksud pada
ayat (4) berdasarkan kesepakatan Badan Usaha BBN dengan:
- Pengguna Langsung BBN;
- Badan Usaha BBM yang tidak dikenai kewajiban pencampuran BBN dengan BBM; atau
- Badan Usaha BBN lain.
