Pasal 17
BAB 3 — KEGIATAN USAHA GAS BUMI MELALUI PIPA
(1) Badan Usaha pemegang Hak Khusus Wilayah Jaringan Distribusi dan Wilayah Niaga Tertentu dapat bekerja sama dan menunjuk Badan Usaha lain sebagai pengelola Sub Wilayah Niaga Tertentu untuk melakukan kegiatan usaha Niaga Gas Bumi pada sebagian Wilayah Jaringan Distribusinya. (2) Badan Usaha yang ditunjuk sebagai pengelola Sub Wilayah Niaga Tertentu dalam melakukan kegiatan usaha Niaga Gas Bumi wajib menyediakan fasilitas dan sarana niaga pada Sub Wilayah Niaga Tertentunya dan menyalurkan Gas Bumi langsung kepada Konsumen Gas Bumi pada Sub Wilayah Niaga Tertentu yang dikelola atau dikembangkannya. (3) Pasokan Gas Bumi pada Sub Wilayah Niaga Tertentu berasal dari Badan Usaha pemegang Hak Khusus Wilayah Jaringan Distribusi. (4) Badan Usaha yang ditunjuk sebagai pengelola Sub Wilayah Niaga Tertentu dalam melakukan kegiatan usaha Niaga Gas Bumi wajib memiliki Izin Usaha Niaga Minyak dan Gas Bumi. (5) Batasan Sub Wilayah Niaga Tertentu ditentukan berdasarkan kesepakatan antara Badan Usaha pemegang Hak Khusus Wilayah Jaringan Distribusi dengan Badan Usaha pemegang Sub Wilayah Niaga Tertentu.
