Pasal 20
BAB 6 — PENGELOLAAN
(1) Berdasarkan pertimbangan Menteri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat (2), Pemimpin PTN Badan Hukum menyampaikan usulan rencana Pinjaman jangka panjang kepada MWA untuk mendapatkan persetujuan dengan melampirkan: a. pertimbangan tertulis dari Menteri; dan b. dokumen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat (1) huruf a sampai dengan huruf f. (2) Dalam memberikan persetujuan Pinjaman jangka panjang sebagaimana dimaksud pada ayat (1), MWA melakukan penilaian paling sedikit terhadap: a. kebutuhan riil Pinjaman jangka panjang; b. kesesuaian penggunaan Pinjaman dengan dokumen Rencana Strategis dan/atau Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan PTN Badan Hukum; dan c. batas maksimum kumulatif Pinjaman. (3) Berdasarkan hasil penilaian sebagaimana dimaksud pada ayat (2), MWA dapat menyetujui atau menolak usulan rencana Pinjaman jangka panjang yang diajukan oleh Pemimpin PTN Badan Hukum.
