Pasal 12
BAB 2 — PELAKSANA ANGGARAN
(1) Dalam rangka melakukan tindakan yang mengakibatkan pengeluaran anggaran Belanja Negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 ayat (1), PPK memiliki tugas dan wewenang: a. MENETAPKAN PPTK; b. menyusun rencana pelaksanaan kegiatan dan rencana pencairan dana; c. menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa; d. membuat, menandatangani dan melaksanakan perjanjian dengan Penyedia Barang/Jasa; e. melaksanakan kegiatan swakelola; f. memberitahukan kepada Kuasa BUN atas perjanjian yang dilakukannya; g. mengendalikan pelaksanaan perikatan; h. menguji dan menandatangani surat bukti mengenai hak tagih kepada negara; i. membuat dan menandatangani SPP atau dokumen lain yang dipersamakan dengan SPP; j. melaporkan pelaksanaan/penyelesaian kegiatan kepada KPA; k. menyerahkan hasil pekerjaan pelaksanaan kegiatan kepada KPA dengan Berita Acara Penyerahan; l. menyimpan dan menjaga keutuhan seluruh dokumen pelaksanaan kegiatan; m. melaksanakan tugas dan wewenang lainnya yang berkaitan dengan tindakan yang mengakibatkan
pengeluaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara; dan n. MENETAPKAN rencana pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa yang meliputi:
- spesifikasi teknis Barang/Jasa 2) Harga Perkiraan Sendiri (HPS); dan 3) rancangan Kontrak. (2) Pelaksanaan tugas PPK sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibantu oleh PPTK. (3) Penyusunan rencana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dilakukan dengan: a. menyusun jadwal waktu pelaksanaan kegiatan dan rencana penarikan dana kepada Kepala Satuan Kerja; b. menyusun perhitungan kebutuhan UP/TUP sebagai dasar pembuatan SPP-UP/TUP; dan c. mengusulkan revisi POK/DIPA kepada Kepala Satuan Kerja. (4) Dalam pelaksanaan tugas dan wewenang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf h, PPK menguji: a. kelengkapan dokumen tagihan; b. kebenaran perhitungan tagihan; c. kebenaran data pihak yang berhak menerima pembayaran atas beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara; d. kesesuaian spesifikasi teknis dan volume barang/jasa sebagaimana yang tercantum dalam perjanjian/kontrak dengan barang/jasa yang diserahkan oleh penyedia barang/jasa; e. kesesuaian spesifikasi teknis dan volume barang/jasa sebagaimana yang tercantum pada dokumen serah terima barang/jasa dengan dokumen perjanjian/ kontrak; dan f. ketepatan jangka waktu penyelesaian pekerjaan sebagaimana yang tercantum pada dokumen serah terima barang/jasa dengan dokumen perjanjian/ kontrak.
(5) Laporan pelaksanaan tugas dan wewenang PPK sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf j wajib dilaporkan kepada KPA setiap bulannya yang paling sedikit memuat: a. perjanjian/kontrak dengan penyedia barang/jasa yang telah ditandatangani; b. tagihan yang belum dan telah disampaikan penyedia barang/jasa; c. tagihan yang belum dan telah diterbitkan SPPnya; dan d. jangka waktu penyelesaian tagihan.
