Pasal 3
BAB 2 — KEWENANGAN PENYELESAIAN KERUGIAN DAERAH
(1) PPKD sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 mempunyai tugas dan wewenang: a. melakukan pemantauan penyelesaian Kerugian Daerah; b. membentuk dan MENETAPKAN TPKD; c. menyetujui atau menolak laporan hasil pemeriksaan TPKD; d. memberitahukan indikasi Kerugian Daerah kepada Badan Pemeriksa Keuangan; e. membentuk dan MENETAPKAN Majelis; f. MENETAPKAN SKP2KS;
g. MENETAPKAN SKP2K; dan h. melakukan pembebasan atau penghapusan penggantian Kerugian Daerah. (2) Tugas dan wewenang PPKD sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dilaksanakan oleh Kepala SKPKD selaku bendahara umum daerah kecuali tugas dan wewenang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf e, huruf g, dan huruf h. (3) Pelaksanaan tugas dan wewenang Kepala SKPKD sebagai bendahara umum daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (2), tidak berlaku apabila Kerugian Daerah dilakukan oleh Kepala SKPKD.
