Pasal 79
BAB 12 — PEMBERHENTIAN DARI JABATAN
(1) Usulan Pemberhentian disampaikan oleh: a. Menteri kepada PRESIDEN bagi PNS yang menduduki Pemeriksa PBK Ahli Utama; dan b. PyB kepada Menteri bagi PNS yang menduduki Pemeriksa PBK Ahli Pertama sampai dengan Ahli Madya. (2) Pemberhentian dari Pemeriksa PBK sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a ditetapkan oleh PRESIDEN dalam Surat Keputusan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (3) Pemberhentian dari Pemeriksa PBK sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b ditetapkan oleh Menteri sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan. (4) Menteri sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapat mendelegasikan/memberikan kuasa kepada paling rendah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang
membidangi kepegawaian untuk MENETAPKAN pemberhentian dari Pemeriksa PBK selain jenjang ahli Utama.
