Pasal 26
BAB 5 — TATA CARA PENAGIHAN, PENYETORAN, DAN PELAPORAN PNBP
(1) Penyetoran PNBP yang dilakukan oleh Wajib Bayar melalui Bendahara Penerima sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 huruf c, dilakukan sebagai berikut: a. wajib Bayar meminta nota tagihan PNBP kepada Petugas Pelaksana yang ditunjuk oleh Kuasa Pengguna Anggaran; b. berdasarkan nota tagihan, Wajib Bayar membayar tagihan PNBP kepada Bendahara Penerima; c. setelah melakukan pembayaran, Wajib Bayar menerima kuitansi bukti penerimaan sesuai dengan jenis PNBP yang dibayarkan. (2) PNBP yang diterima oleh Bendahara penerima sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disetor ke Kas Negara melalui bank yang ditunjuk oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) atau Kantor Pos dengan menggunakan SSBP. (3) PNBP yang diterima Bendahara Penerima sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 huruf c disetorkan paling lambat 1 (satu) hari kerja setelah diterimanya penyetoran dari Wajib Bayar.
