Pasal 53
BAB 6 — PENETAPAN KAWASAN STRATEGIS KABUPATEN
(1) Kawasan strategis dari sudut kepentingan pertahanan dan keamanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52 ayat (4) huruf a, adalah Kawasan Pertahanan dan Keamanan Batalyon Raider 741 di Kelurahan Tuban, Kecamatan Kuta. (2) Kawasan strategis dari sudut kepentingan pertumbuhan ekonomi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52 ayat (4) huruf b, terdiri atas : a. Kawasan Bandar Udara Ngurah Rai; b. Kawasan Pariwisata Nusa Dua, Tuban dan Kuta; c. Kawasan terminal penumpang tipe A Mengwi; d. Kawasan sepanjang jalan arteri primer;
e. Kawasan Perkotaan Kuta; f. Kawasan Perkotaan Mangupura; g. Kawasan Perkotaan Jimbaran; h. KDTWKp Pelaga dan KDTWKp Belok Sidan; dan i. DTW Kabupaten. (3) Kawasan strategis dari sudut kepentingan sosial dan budaya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52 ayat (4) huruf c, terdiri atas : a. Kawasan Pura Uluwatu, di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan; b. Kawasan Pura Pucak Mangu, di Desa Pelaga, Kecamatan Petang; c. Kawasan Pura Gunung Payung, di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan; d. Kawasan Pura Goa Gong, di Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan; e. Kawasan Pura Petitenget, di Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara; f. Kawasan Pura Sada, di Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi; g. Kawasan Pura Tamansari, di Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi; h. Kawasan Pura Pucak Tedung, di Desa Petang, Kecamatan Petang; dan i. Kawasan warisan budaya Taman Ayun, di Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi. (4) Kawasan strategis dari sudut kepentingan fungsi dan daya dukung lingkungan hidup sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52 ayat (4) huruf d, terdiri atas : a. Kawasan Taman Hutan Raya Prapat Benoa (Tahura Ngurah Rai); b. Kawasan Taman Wisata Alam Sangeh di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal; c. Kawasan Hutan Lindung Gunung Batukaru di Desa Pelaga, Kecamatan Petang; d. Kawasan pesisir pantai dan laut Kabupaten; e. DAS Tukad Mati, DAS Tukad Ayung, DAS Tukad Penet, dan DAS Tukad Badung; f. potensi cekungan air bawah tanah di Kawasan Nusa Dua; g. potensi cekungan air bawah tanah lintas kabupaten/kota;dan h. Kawasan estuary dam di Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta. (5) Peta Kawasan strategis sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), ayat (3) dan ayat (4) digambarkan dalam peta dengan tingkat ketelitian 1 : 50.000 tercantum dalam Lampiran XIV, Lampiran XV, Lampiran XVI, dan Lampiran XVII, yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Daerah ini.
