Pasal 77
Arahan perwujudan sistem jaringan prasarana transportasi meliputi: a. pengembangan sistem prasarana jaringan jalan dilakukan melalui:
- pengembangan dan peningkatan jalan arteri primer meliputi: a) Jalan Bts. Kab. Demak/Kudus – Jati; b) Jalan Lingkar Demak; c) Jalan Bts. Kota Demak – Trengguli; d) Jalan Trengguli – Bts. Kab. Demak/Kudus; dan e) Jalan Bts. Kota Semarang – Bts. Kota Demak.
- pengembangan dan peningkatan Jalan Kolektor Primer 1 (JKP1) meliputi: a) Jalan Trengguli – Bts. Kab. Demak/Bts. Kab. Jepara; b) Jalan Bts. Kab. Demak/Bts. Kab. Jepara – Margoyoso;
- pengembangan dan peningkatan Jalan Tol meliputi: a) Jalan tol Semarang – Demak; b) Jalan tol Demak – Tuban; dan c) exit tol di Kecamatan Sayung dan KecamatanWonosalam.
- pengembangan dan peningkatan Jalan Kolektor Primer 2 (JKP2) meliputi: a) Jalan Semarang – Godong; b) Jalan Demak – Godong; c) Jalan Semarang – Demak – Jepara (jalan pesisir); dan d) Rencana jalan lingkar Kawasan Perkotaan Mranggen.
- peningkatan jalan yang menjadi kewenangan kabupaten meliputi: a) Jalan Demak – Bonang – Wedung; b) Jalan Onggorawe – Waru – Mranggen; c) Jalan Mranggen – Kangkung – Kebonbatur – Banyumeneng/ Girikusumo; d) Jalan Kangkung – Sumberejo – Margohayu – Wonosekar – Tlogorejo; e) Jalan Karangawen – Jragung; f) Jalan Karangtengah – Guntur – Karangawen; g) Jalan Pamongan – Bulusari – Banjardowo (Kota Semarang); h) Jalan Onggorawe – Suradadi; i) Jalan Karangtengah – Tambakbulusan; j) Jalan Desa Berahan Wetan – Babalan – Kedungmutih – Kedungkarang – Tedunan; k) Jalan Wedung – Bungo – Jetak – Mijen; l) Jalan Karanganyar – Kedungwaru Kidul – Gempolsongo – Mijen; m) Jalan Bungo – MutihKulon; n) Jalan Karangnyar – Sambung – Sidomulyo – Merak; o) Jalan Gajah – Dempet; p) Jalan Dempet – Sidomulyo; q) Peningkatan ruas jalan Dempet – Kebonagung;
r) Jalan Karangtengah – Pasar Wonosalam – Doreng – Megonten; s) Jalan Demak – Pasar Wonosalam; t) Jalan Mranggen – Batursari – Pucanggading/TVRI – Kebonbatur; dan u) Jalan lainnya yang ditetapkan Bupati. 6. Pengembangan dan peningkatan jalan lingkungan diseluruh wilayah Daerah. b. Pengembangan angkutan umum dilakukan melalui:
studi kelayakan sistem angkutan;
penyediaan pemberhentian untuk angkutan umum bus maupun non-bus yang memadai; dan
penataan ulang dan pengembangan fungsi terminal serta fungsi pelayanan terminal. c. pengembangan sarana transportasi dilakukan melalui:
pembangunan terminal penumpang tipe A berada di Kawasan Perkotaan Demak;
pembangunan terminal penumpang tipe B berada di Kawasan Perkotaan Mranggen;
peningkatan terminal penumpang tipe C meliputi: a) Kawasan Perkotaan Mranggen; b) Kawasan Perkotaan Wedung; c) Ibukota Kecamatan Wonosalam; d) Ibukota Kecamatan Gajah; e) Ibukota Kecamatan Karanganyar; f) Ibukota Kecamatan Mijen; g) Ibukota Kecamatan Bonang; h) Ibukota Kecamatan Sayung; i) Ibukota Kecamatan Karangtengah; j) Ibukota Kecamatan Guntur; k) Ibukota Kecamatan Dempet; l) Ibukota Kecamatan Karangawen; dan m) Ibukota Kecamatan Kebonagung.
pengembangan terminal barang direncanakan di Kecamatan Sayung. d. Pengembangan jaringan transportasi kereta api dilakukan melalui
penetapan jalur perlintasan; dan
pembangunan stasiun kereta api.
Ketentuan Pasal 80 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut:
