Pasal 13
(1) Rencana prasarana jaringan jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 ayat (2) huruf a terdiri atas: a. jaringan jalan nasional; b. jaringan jalan provinsi; c. jaringan jalan yang menjadi kewenangan kabupaten; d. jalan desa; e. jalan khusus; f. terminal penumpang; g. terminal barang; dan h. jembatan timbang. (2) Jaringan jalan nasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a meliputi: a. Jalan arteri primer meliputi:
- Jalan Bts. Kab. Demak/Kudus – Jati;
- Jalan Lingkar Demak;
- Jalan Bts. Kota Demak – Trengguli;
- Jalan Trengguli – Bts. Kab. Demak/Kudus; dan
- Jalan Bts. Kota Semarang – Bts. Kota Demak. b. Jalan Kolektor Primer 1 (JKP1) meliputi:
- Jalan Trengguli – Bts. Kab. Demak/Bts. Kab. Jepara;
- Jalan Bts. Kab. Demak/Bts. Kab. Jepara – Margoyoso; c. Jalan tol meliputi:
- Jalan tol Semarang – Demak;
- Jalan tol Demak – Tuban; dan
- exit tol berada di Kecamatan Sayung dan Kecamatan Wonosalam. (3) Jaringan jalan provinsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b berupa Jalan Kolektor Primer 2 (JKP2) meliputi: a. Jalan Semarang – Godong; b. Jalan Demak – Godong; c. Jalan Semarang – Demak – Jepara (jalan pesisir); dan d. Rencana jalan lingkar Kawasan Perkotaan Mranggen. (4) Jaringan jalan yang menjadi kewenangan kabupaten sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c berupa jalan lokal primer meliputi: a. Jalan Demak–Bonang – Wedung; b. Jalan Onggorawe – Waru – Mranggen; c. Jalan Mranggen – Kangkung – Kebonbatur – Banyumeneng/ Girikusumo;
d. Jalan Kangkung – Sumberejo – Margohayu – Wonosekar–Tlogorejo; e. Jalan Karangawen – Jragung; f. Jalan Karangtengah – Guntur – Karangawen; g. Jalan Pamongan – Bulusari – Banjardowo (Kota Semarang); h. Jalan Onggorawe – Suradadi; i. Jalan Karangtengah – Tambakbulusan; j. Jalan Desa Berahan Wetan – Babalan – Kedungmutih – Kedungkarang – Tedunan; k. Jalan Wedung – Bungo – Jetak – Mijen; l. Jalan Karanganyar – Kedungwaru Kidul – Gempolsongo – Mijen; m. Jalan Bungo – MutihKulon; n. Jalan Karangnyar – Sambung – Sidomulyo – Merak; o. Jalan Gajah – Dempet; p. Jalan Dempet – Sidomulyo; q. Peningkatan ruas jalan Dempet – Kebonagung; r. Jalan Karangtengah – Pasar Wonosalam – Doreng – Megonten; s. Jalan Demak – Pasar Wonosalam; t. Jalan Mranggen – Batursari – Pucanggading / TVRI – Kebonbatur; dan u. Jalan lainnya yang ditetapkan Bupati. (5) Jalan desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d meliputi rencana peningkatan dan pengembangan prasarana jalan perdesaan di seluruh Daerah. (6) Jalan khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf e berupa pengembangan di Kawasan industri di Kecamatan Sayung dan Karangtengah. (7) Terminal penumpang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf f meliputi: a. terminal penumpang Tipe A direncanakan di Kawasan Perkotaan Demak; b. terminal penumpang Tipe B direncanakan di Kawasan Perkotaan Mranggen; c. terminal penumpang Tipe C direncanakan meliputi:
Kawasan Perkotaan Mranggen;
Kawasan Perkotaan Wedung;
Ibukota Kecamatan Wonosalam;
Ibukota Kecamatan Gajah;
Ibukota Kecamatan Karanganyar;
Ibukota Kecamatan Mijen;
Ibukota Kecamatan Bonang;
Ibukota Kecamatan Sayung;
Ibukota Kecamatan Karangtengah;
Ibukota Kecamatan Guntur;
Ibukota Kecamatan Dempet;
Ibukota Kecamatan Karangawen; dan
Ibukota Kecamatan Kebonagung. (8) Terminal barang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf g berada di Kecamatan Sayung. (9) Jembatan timbang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf h berada di KecamatanDemak.
Pasal 14 Dihapus.
Ketentuan Pasal 15 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut:
