Pasal 5
BAB 3 — TATA CARA PENUNJUKAN PELAKSANA HARIAN PEJABAT STRUKTURAL
(1) Penunjukan pelaksana harian dilakukan berdasarkan surat perintah. (2) Surat perintah sebagaimana dimaksud pada ayat (1), paling sedikit harus memenuhi ketentuan sebagai berikut: a. surat perintah harus menyebutkan tugas-tugas yang dapat dilakukan selama pejabat definitif berhalangan sementara; b. pelaksana harian tidak memiliki kewenangan untuk mengambil atau MENETAPKAN keputusan penting yang mengikat; c. penunjukan sebagai pelaksana harian tidak boleh menyebabkan yang bersangkutan dibebaskan dari jabatan definitifnya; dan d. pelaksana harian tidak diberikan tunjangan jabatan dalam kedudukannya sebagai pelaksana harian. www.djpp.kemenkumham.go.id
(3) Surat perintah sebagai pelaksana harian dibuat dan disusun sesuai dengan Form Surat Penunjukan Pelaksana Harian sebagaimana tercantum dalam Lampiran II Peraturan ini.
