Pasal 29
BAB 6 — MEKANISME PENYELESAIAN KERUGIAN NEGARA
(1) Pegawai ASN bukan bendahara dan/atau penyedia
barang/jasa yang telah melakukan penyetoran ganti
Kerugian Negara ke Kas Negara sesuai dengan jumlah
dan jangka waktu yang tercantum dalam SKTJM, SKP2KS, atau SKP2K, dinyatakan telah melakukan
pelunasan dengan SKTL yang ditandatangani oleh PPKN.
(2) Dalam hal SKTL diterbitkan atas dasar pelunasan
SKTJM, pemberian SKTL kepada pegawai ASN bukan
2019, No. 740 -22-
bendahara dan/atau penyedia barang/jasa disertai
dengan pengembalian dokumen yang terkait dengan penyerahan barang jaminan.
(3) Dalam hal terdapat harta kekayaan pegawai ASN bukan
bendahara dan/atau penyedia barang/jasa telah disita atas dasar SKP2KS atau SKP2K, pemberian SKTL kepada
pegawai ASN bukan bendahara dan/atau penyedia
barang/jasa disertai dengan surat permohonan pencabutan sita atas harta kekayaan kepada instansi
yang berwenang.
(4) SKTL sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan
kepada:
Badan Pemeriksa Keuangan;
Majelis;
pegawai ASN bukan bendahara dan/atau penyedia
barang/jasa; dan
- panitia urusan piutang negara.
(5) Bentuk dan isi SKTL sesuai dengan format sebagaimana
tercantum dalam Lampiran X yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Badan ini.
