Pasal 16
BAB 3 — SUSUNAN KEANGGOTAAN
(1) Anggota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 ayat (1) huruf d terdiri dari: a. anggota tetap; dan b. anggota harian. (2) Pejabat yang menjadi anggota sebagaimana dimaksud pada ayat (1), terdiri dari: a. para pejabat struktural Polri; dan/atau b. perorangan yang mempunyai keahlian dalam bidang pendidikan dan pelatihan yang ditunjuk Kapolri atas saran Ketua Wandiklat Polri sesuai kebutuhan. (3) Pejabat struktural Polri sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a, terdiri dari: a. Irwasum Polri; b. Kabareskrim Polri; c. Kababinkam Polri; d. Kabaintelkam Polri; e. Derenbang Kapolri; f. Deops Kapolri; g. Delog Kapolri; h. Kadivbinkum Polri; i. Kadivpropam Polri; j. Kalemdiklat Polri; k. Kasespim Polri; l. Gubernur PTIK; m. Gubernur Akpol; n. Kakorbrimob Polri; o. Kapusdokkes Polri; p. Kapus Provos Polri;
q. Kapus Paminal Polri; r. Karo Jianstra Sde SDM Polri; s. Karo Dalpers Polri; t. Karo Binkar Polri; u. Karo Psi Polri; v. Karo Litbang Polri; w. Karo Renmin Bareskrim Polri; x. Karo Renmin Baintelkam Polri; y. Dirbinlat Lemdiklat Polri; z. Para Dir pada Babinkam Polri; dan aa. para Kapolda. (4) Tugas anggota Wandiklat Polri adalah: a. mengikuti kegiatan Wandiklat Polri; dan b. memberikan masukan terkait dengan permasalahan bidang pendidikan dan pelatihan sesuai dengan kompetensinya.
