Pasal 65
BAB 5 — PENGAMANAN HANDAK KOMERSIAL
(1) pengamanan dalam pemusnahan Handak Komersial, dilaksanakan dengan ketentuan:
a. Handak Komersial yang rusak, tidak boleh dipakai lagi dan harus segera dimusnahkan; b. pemusnahan Handak Komersial dilaksanakan oleh Tim Pemusnahan Handak yang telah dibentuk oleh Polda setempat setelah ada izin pemusnahan Handak Komersial dari Kapolri; c. biaya, alat-alat atau sarana yang diperlukan dalam pemusnahan Handak Komersial, ditanggung oleh Distributor atau Pengguna Akhir; d. sebelum pelaksanaan pemusnahan Handak Komersial terlebih dahulu Tim Pemusnahan memberikan penerangan kepada masyarakat atau penduduk disekitar lokasi pemusnahan; dan e. lokasi pemusnahan atau peledakan berjarak paling dekat 1 (satu) Kilometer dari pemukiman penduduk, ladang, sawah, bangunan, jalan umum dan gudang Handak Komersial. (2) Biaya, alat-alat atau sarana yang diperlukan dalam pemusnahan Handak Komersial sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c khususnya bagi Pengguna Akhir Handak dilingkungan minyak dan gas bumi harus dilihat dari status Handak: a. bila Handak sudah milik Kontraktor Kontrak Kerja sama (KKKS), pelaksanaan pemusnahan harus terlebih dahulu mendapat persetujuan Kementerian Keuangan; dan b. bila status Handak masih milik pihak ketiga dapat langsung diajukan permohonan pemusnahan Handak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam peraturan ini. (3) Tim Pemusnahan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dan huruf d terdiri dari Petugas Polri dan perwakilan instansi terkait serta pemilik Handak Komersial yang ditetapkan dengan Keputusan Kepala Kepolisian Daerah.
