Pasal 43
BAB 3 — PERIZINAN SENJATA API NON ORGANIK POLRI/TNI
(1) Anggota Polsus, PPNS, Satpam dan Satpol PP dalam menggunakan Senjata Api wajib: a. memelihara, merawat dan mengamankan Senjata Api; b. menaati peraturan perundang-undangan yang terkait dengan perizinan dan penggunaan Senjata Api; dan c. memperpanjang izin Senjata Api yang akan habis masa berlakunya. (2) Kementerian, lembaga, atau instansi yang membawahi Polsus, PPNS, Satpam dan Satpol PP melakukan pendataan terhadap Senjata Api dan amunisi: a. yang dimiliki; dan b. yang disimpan atau digunakan. (3) Badan usaha yang membawahi Satpam melakukan pendataan terhadap Senjata Api dan amunisi: a. yang dimiliki; dan b. yang disimpan atau digunakan.
(4) Pendataan Senjata Api dan amunisi yang dimiliki sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a dan ayat (3) huruf a, meliputi: a. jenis; b. merek; c. Kaliber; d. nomor seri senjata; e. nomor Buku Pas; f. jumlah; dan g. kondisi. (5) Pendataan Senjata Api dan amunisi yang disimpan atau digunakan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b dan ayat (3) huruf b, meliputi: a. surat izin pemegang Senjata Api dan amunisi; b. surat perintah tugas; c. laporan penggunaan Senjata Api dan amunisi; dan d. tempat penyimpanan atau penggudangan.
