Pasal 35
BAB 6 — SENAT
(1) Ketua dan sekretaris Senat dipilih di antara anggota Senat. (2) Pemilihan ketua Senat dilaksanakan dalam rapat Senat. (3) Rapat Senat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dipimpin oleh anggota Senat tertua didampingi oleh anggota Senat termuda. (4) Rapat Senat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dinyatakan sah apabila dihadiri oleh paling sedikit 2/3 (dua pertiga) dari seluruh anggota Senat. (5) Pimpinan rapat Senat menjaring paling sedikit 2 (dua)
nama calon ketua Senat dari anggota Senat yang hadir. (6) Ketua Senat dipilih dari nama sebagaimana dimaksud pada ayat (5) yang dilaksanakan melalui pemungutan suara dengan ketentuan setiap anggota Senat memiliki hak 1 (satu) suara. (7) Ketua Senat terpilih merupakan calon yang memperoleh suara terbanyak. (8) Ketua Senat memilih 1 (satu) orang anggota Senat untuk ditetapkan sebagai sekretaris Senat. (9) Ketua dan sekretaris Senat yang terpilih sebagaimana dimaksud pada ayat (7) dan ayat (8) diangkat dan ditetapkan oleh Direktur.
