Pasal 9
BAB 6 — TINGKAT DAN JENIS HUKUMAN
(1) Tingkat Hukuman atas Pelanggaran Disiplin terdiri dari: a. hukuman ringan; b. hukuman sedang; dan c. hukuman berat. (2) Jenis Hukuman Disiplin Ringan terdiri dari : a. teguran lisan dengan masa berlaku 1 (satu) bulan bagi yang melakukan pelanggaran disiplin ringan sebagaimana dimaksud Pasal 6 huruf a sampai dengan huruf g; atau b. teguran tertulis dalam bentuk Surat Peringatan I (SP I) dengan masa berlaku selama 3 (tiga) bulan bagi yang melakukan pelanggaran disiplin ringan sebagaimana dimaksud Pasal 6 huruf h sampai dengan huruf k. (3) Jenis Hukuman Disiplin Sedang terdiri dari : a. teguran tertulis dalam bentuk Surat Peringatan II (SP II) dengan masa berlaku selama 6 (enam) bulan bagi yang melakukan pelanggaran disiplin sedang sebagaimana dimaksud Pasal 7 huruf a sampai dengan huruf h; atau b. teguran tertulis dalam bentuk Surat Peringatan III (SP III) atau teguran terakhir dan Pemotongan gaji sebesar 10% (sepuluh persen) dengan masa berlaku 6 (enam) bulan bagi yang melakukan pelanggaran disiplin sedang sebagaimana dimaksud Pasal 7 huruf i sampai dengan huruf s. (4) Jenis Hukuman Disiplin Berat terdiri dari: a. pemotongan gaji dari gaji yang diterima sebelumnya sebesar:
- 20% (dua puluh persen) dengan jangka waktu 6 (enam) bulan; atau 2) 30% (tiga puluh persen) dengan jangka waktu 1 (satu) tahun; dan/atau b. pembebasan dari jabatan bagi pejabat struktural;
c. bagi spesialis dipindahkan ke jabatan lain; dan d. diberhentikan tidak dengan hormat sebagai Pegawai atau Penasihat. (5) Selama menjalani hukuman Disiplin Berat, Pegawai tidak dapat mengikuti program alih tugas atau alih status, dan/atau mengikuti program tugas belajar/pelatihan baik yang diselenggarakan di dalam maupun di luar negeri untuk jangka waktu 1 (satu) tahun kecuali pendidikan dan pelatihan yang bersifat pembinaan mental. (6) Selama menjani hukuman Disiplin Berat Pegawai atau Penasihat tidak dapat bergeser tingkat kompetensi dan/atau tingkat jabatannya. (7) Pergeseran tingkat kompetensi dan/atau tingkat jabatan bagi Pegawai atau Penasihat yang menjalani hukuman dihitung sejak selesai menjalani hukuman disiplin. (8) Penjatuhan Hukuman Disiplin Ringan dan Sedang bersifat alternatif, sedangkan hukuman Disiplin Berat bersifat kumulatif. (9) Penjatuhan hukuman Disiplin Berat sebagaimana dimaksud pada ayat (4) huruf b dan huruf c tidak menghapus atau mengurangi hak Pegawai untuk mendapatkan tunjangan hari tua dan seluruh hak yang timbul atas tunjangan hari tua tersebut. (10) Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (9) tetap berlaku bagi Pegawai atau Penasihat yang masih mempunyai kewajiban kepada KPK dan harus dipenuhi/diselesaikan oleh Pegawai atau Penasihat tersebut.
