Pasal 119
BAB 8 — PEMANTAUAN DAN PENINJAUAN TERHADAP UNDANG-UNDANG
(1) Pemantauan dan Peninjauan terhadap UNDANG-UNDANG dilaksanakan dalam 3 (tiga) tahap sebagai berikut: a. tahap perencanaan; b. tahap pelaksanaan; dan c. tahap tindak lanjut. (2) Tahap perencanaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri atas: a. penentuan skala prioritas; b. pembuatan kajian awal;
c. teknis administratif; d. dukungan sumberdaya manusia dan anggaran; e. limitasi waktu, lokasi kunjungan, dan narasumber; dan f. penyusunan kerangka acuan. (3) Tahap pelaksanaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri atas: a. Badan Legislasi dibantu oleh Badan Keahlian dan Tenaga Ahli memaparkan hasil kajian awal Pemantauan dan Peninjauan terhadap UNDANG-UNDANG dalam rapat pleno; b. Badan Legislasi membentuk panitia kerja; c. panitia kerja dapat mengundang dan menerima masukan dari para narasumber; d. panitia kerja dapat melakukan kunjungan kerja ke daerah; e. panitia kerja melakukan koordinasi dengan alat kelengkapan DPR; f. panitia kerja dengan dibantu oleh Badan Keahlian dan Tenaga Ahli menyusun perbaikan kajian awal berdasarkan masukan dari narasumber, masyarakat, dan/atau alat kelengkapan DPR terkait; g. panitia kerja dengan dibantu Badan Keahlian dan Tenaga Ahli memaparkan hasil perbaikan kajian awal; h. panitia kerja dengan dibantu Badan Keahlian dan Tenaga Ahli menyusun kajian akhir berupa laporan hasil Pemantauan dan Peninjauan terhadap UNDANG-UNDANG; dan i. panitia kerja dengan dibantu Badan Keahlian dan Tenaga Ahli melaporkan kegiatan Pemantauan dan Peninjauan terhadap UNDANG-UNDANG kepada rapat pleno Badan Legislasi untuk diambil keputusan.
(4) Tahap tindak lanjut hasil Pemantauan dan Peninjauan terhadap UNDANG-UNDANG sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c berupa penyampaian laporan hasil Pemantauan dan Peninjauan terhadap UNDANG-UNDANG oleh Badan Legislasi kepada rapat paripurna untuk selanjutnya pimpinan DPR menyampaikan kepada Komisi terkait. (5) Komisi sebagaimana dimaksud pada ayat (4) menindaklanjuti sesuai dengan tugas dan kewenangannya sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.
