Pasal 12
BAB 4 — PEJABAT PERBENDAHARAAN BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA
(1) PPK memiliki tugas dan wewenang: a. melaksanakan kewenangan KPA untuk melakukan tindakan yang mengakibatkan pengeluaran belanja negara dengan mempedomani pelaksanaan tanggung jawab KPA kepada PA; dan b. melakukan tindakan yang dapat mengakibatkan pengeluaran anggaran belanja negara. (2) Dalam melaksanakan tindakan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b, PPK mempunyai tanggung jawab: a. menyusun rencana pelaksanaan kegiatan dan rencana penarikan dana berdasarkan DIPA yang dilakukan dengan menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa; b. membuat, menandatangani, dan melaksanakan perjanjian/kontrak dengan penyedia barang/jasa; c. menyampaikan data kontrak kepada KPPN paling lambat 5 (lima) hari kerja sejak kontrak ditandatangani/berlaku. d. melaksanakan kegiatan swakelola; e. memberitahukan kepada Kuasa BUN Atas perjanjian/kontrak yang dilakukannya;
f. mengendalikan pelaksanaan perjanjian/kontrak; g. menguji dan menandatangani surat bukti mengenai hak tagih kepada negara; h. membuat dan menandatangani SPP; i. melaporkan pelaksanaan/penyelesaian kegiatan kepada KPA, berupa laporan Atas pelaksanaan kegiatan, penyelesaian kegiatan dan penyelesaian tagihan kepada negara serta laporan bulanan yang terkait pelaksanaan tugas dan wewenang kepada KPA. j. menyerahkan hasil pekerjaan pelaksanaan kegiatan kepada KPA dengan Berita Acara Penyerahan; k. menyimpan dan menjaga keutuhan seluruh dokumen pelaksanaan kegiatan; dan l. melaksanakan tugas dan wewenang lainnya yang berkaitan dengan tindakan yang mengakibatkan pengeluaran anggaran belanja negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (3) Pengujian sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf h dilakukan dengan: a. menguji syarat-syarat kebenaran material dan keabsahan surat-surat bukti mengenai hak tagih kepada negara; dan/atau b. menguji kebenaran dan keabsahan dokumen/surat keputusan yang menjadi persyaratan/kelengkapan pembayaran belanja pegawai.
