Pasal 50
BAB 5 — TATA UPACARA
(1) Dalam upacara pembukaan dan penutupan pendidikan dan pelatihan, kursus, penataran atau seminar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 30 huruf f, pejabat yang bertindak selaku pimpinan upacara adalah Kepala Badanatau pejabat yang ditunjuk. (2) Pejabat yang bertindak selaku pimpinan upacara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan: a. Kepala Badan, apabila peserta pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan/atau pejabat Pimpinan Tinggi Pratama; dan b. pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, apabila peserta pejabat Administrator dan/atau pejabat Pengawas. (3) Kelengkapan upacara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi: a. pejabat yang membuka dan/atau menutup; b. pejabat penyelenggara; c. pejabat dan tamu undangan; dan d. petugas upacara. (4) Perlengkapan upacara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi: a. undangan; b. teks sambutan pejabat yang membuka dan/atau menutup; c. teks sambutan pejabat penyelenggara; d. tempat upacara; e. tanda pengenal dan sertifikat; dan f. perlengkapan lain yang diperlukan
(5) Tempat upacara sebagaimana dimaksud pada ayat (4) huruf d dapat dilaksanakan di dalam gedung, di halaman, atau tempat lain. (6) Persiapan dan pelaksanaan upacara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur sebagai berikut: a. dalam hal Kepala Badan selaku pimpinan upacara maka dikoordinasikan melalui unit kerja eselon II yang mempunyai tugas dan fungsi di bidang tata usaha dan protokol; dan b. dalam hal pejabat Pimpinan Madya dan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama selaku pimpinan upacara maka dikoordinasikan oleh pihak penyelenggara.
