Pasal 95
BAB 7 — PELAYANAN FASILITAS PENANAMAN MODAL
(1) Setiap perubahan dan perpanjangan RPTKA harus memperoleh pengesahan RPTKA. (2) Perubahan RPTKA sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi perubahan jabatan, lokasi dan jumlah tenaga kerja asing diajukan kepada PTSP BKPM dengan menggunakan formulir RPTKA sebagaimana tercantum pada lampiran Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. (3) Perpanjangan RPTKA sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diajukan kepada: a. PTSP BKPM apabila lokasi kerjanya lintas provinsi, atau b. PTSP PDPPM apabila lokasi kerjanya dalam 1 (satu) wilayah provinsi; dengan menggunakan formulir RPTKA sebagaimana ditetapkan dalam lampiran Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. (4) Permohonan perubahan dan/atau perpanjangan RPTKA dilengkapi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 94 ayat (1) ditambah rekaman Surat Keputusan Pengesahan RPTKA yang sudah dimiliki disertai alasan perubahan dan/atau perpanjangan RPTKA tersebut. (5) Atas permohonan perubahan RPTKA sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diterbitkan Surat Keputusan Perubahan RPTKA yang ditandatangani oleh pejabat Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang ditempatkan di PTSP BKPM. (6) Atas permohonan perpanjangan RPTKA sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diterbitkan Surat Keputusan Perpanjangan RPTKA yang ditandatangani oleh: a. pejabat Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang ditempatkan di PTSP BKPM apabila lokasi kerja lintas provinsi; atau b. Kepala PTSP PDPPM apabila lokasi kerja dalam 1 (satu) wilayah provinsi. (7) Surat Keputusan Perubahan dan/atau Perpanjangan RPTKA sebagaimana dimaksud pada ayat (5) dan ayat (6) diterbitkan dengan tembusan sebagaimana tersebut dalam Pasal 94 ayat (2). www.djpp.kemenkumham.go.id
(8) Surat Keputusan Perubahan dan/atau Perpanjangan RPTKA diterbitkan selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja sejak diterimanya permohonan yang lengkap dan benar. Paragraf Kelima Rekomendasi Visa Untuk Bekerja
