Pasal 35
(1) Kenaikan pangkat bagi Analis Ketahanan Pangan
dilakukan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-
undangan serta mempertimbangkan:
paling singkat 2 (dua) tahun dalam pangkat terakhir;
memenuhi jumlah Angka Kredit Kumulatif yang
ditentukan untuk kenaikan pangkat setingkat lebih
tinggi;
- setiap unsur penilaian prestasi kerja paling rendah
bernilai baik dalam 2 (dua) tahun terakhir; dan
- memenuhi syarat Hasil Kerja Minimal.
(2) Kenaikan pangkat Analis Ketahanan Pangan Ahli Madya,
pangkat pembina utama muda, golongan ruang IV/c
untuk menjadi Analis Ketahanan Pangan Ahli Utama,
pangkat pembina utama madya, golongan ruang IV/d
sampai dengan pangkat pembina utama, golongan ruang
IV/e, ditetapkan dengan Keputusan Presiden setelah
mendapat pertimbangan teknis Kepala Badan
Kepegawaian Negara.
(3) Kenaikan pangkat Analis Ketahanan Pangan Ahli Madya,
pangkat pembina tingkat I, golongan ruang IV/b untuk
menjadi pangkat pembina utama muda, golongan ruang
IV/c ditetapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara
atas nama Presiden setelah mendapat pertimbangan
teknis Kepala Badan Kepegawaian Negara.
(4) Kenaikan pangkat Analis Ketahanan Pangan Ahli
Pertama, pangkat penata muda, golongan ruang III/a
untuk menjadi penata muda Tingkat I, golongan ruang
III/b sampai dengan untuk menjadi Analis Ketahanan
Pangan Ahli Madya, pangkat Pembina Tingkat I, golongan
ruang IV/b ditetapkan dengan Keputusan Pejabat
Pembina Kepegawaian yang bersangkutan setelah
mendapat persetujuan teknis Kepala Badan
Kepegawaian Negara.
(5) Kenaikan pangkat bagi Analis Ketahanan Pangan dalam
jenjang jabatan yang lebih tinggi dapat dipertimbangkan
kenaikan pangkatnya apabila telah ditetapkan kenaikan
jabatannya sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.
(6) Analis Ketahanan Pangan yang memiliki Angka Kredit
melebihi Angka Kredit yang ditentukan untuk kenaikan
pangkat setingkat lebih tinggi dalam jenjang jabatan yang
sama, kelebihan Angka Kredit tersebut diperhitungkan
untuk kenaikan pangkat berikutnya.
(7) Analis Ketahanan Pangan yang memiliki Angka Kredit
melebihi Angka Kredit yang ditentukan untuk kenaikan
pangkat setingkat lebih tinggi dalam jenjang jabatan yang
lebih tinggi, kelebihan Angka Kredit tersebut tidak
diperhitungkan untuk kenaikan pangkat berikutnya.
(8) Kenaikan pangkat bagi Analis Ketahanan Pangan
sebagaimana dimaksud pada ayat (5) sampai dengan ayat
(7) sesuai dengan contoh sebagaimana tercantum dalam
Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan
dari Peraturan Badan ini.
