Pasal 38
(1) Kebutuhan Angka Kredit untuk kenaikan pangkat
setingkat lebih tinggi bagi Polisi Kehutanan kategori
keterampilan, yaitu:
- Polisi Kehutanan Pemula, pangkat pengatur muda,
golongan ruang II/a, yang akan naik pangkat
setingkat lebih tinggi menjadi pangkat pengatur
muda tingkat I, golongan ruang II/b, membutuhkan
Angka Kredit paling sedikit 15 (lima belas);
- Polisi Kehutanan Ahli terampil, pangkat pengatur
muda tingkat I, golongan ruang II/b, yang akan naik
pangkat setingkat lebih tinggi menjadi pangkat
pengatur, golongan ruang II/c, membutuhkan Angka
Kredit paling sedikit 20 (dua puluh);
- Polisi Kehutanan Terampil, pangkat pengatur,
golongan ruang II/c, yang akan naik pangkat
setingkat lebih tinggi menjadi pangkat pengatur
tingkat I, golongan ruang II/d, membutuhkan Angka
Kredit paling sedikit 20 (dua puluh);
- Polisi Kehutanan Mahir, pangkat pengatur, golongan
ruang II/d, yang akan naik pangkat setingkat lebih
tinggi menjadi pangkat penata muda, golongan
ruang III/a, membutuhkan Angka Kredit paling
sedikit 20 (dua puluh);
- Polisi Kehutanan Mahir, pangkat penata muda,
golongan ruang III/a, yang akan naik pangkat
setingkat lebih tinggi menjadi pangkat penata muda
tingkat I, golongan ruang III/b, membutuhkan
Angka Kredit paling sedikit 50 (lima puluh);
- Polisi Kehutanan Mahir, pangkat penata muda
tingkat I, golongan ruang III/b, yang akan naik
pangkat setingkat lebih tinggi menjadi pangkat
penata, golongan ruang III/c, membutuhkan Angka
Kredit paling sedikit 50 (lima puluh); dan
- Polisi Kehutanan penyelia, pangkat penata, golongan
ruang III/c, yang akan naik pangkat setingkat lebih
tinggi menjadi pangkat penata tingkat I, golongan
ruang III/d, membutuhkan Angka Kredit paling
sedikit 100 (seratus).
(2) Kebutuhan Angka Kredit untuk kenaikan pangkat
setingkat lebih tinggi bagi Polisi Kehutanan kategori
keahlian, yaitu:
- Polisi Kehutanan Ahli Pertama, pangkat penata
muda, golongan ruang III/a, yang akan naik pangkat
setingkat lebih tinggi menjadi pangkat penata muda
tingkat I, golongan ruang III/b, membutuhkan
Angka Kredit paling sedikit 50 (lima puluh);
- Polisi Kehutanan Ahli Pertama, pangkat penata
muda tingkat I, golongan ruang III/b, yang akan
naik pangkat setingkat lebih tinggi menjadi pangkat
penata, golongan ruang III/c, membutuhkan Angka
Kredit paling sedikit 50 (lima puluh);
- Polisi Kehutanan Ahli Muda, pangkat penata,
golongan ruang III/c, yang akan naik pangkat
setingkat lebih tinggi menjadi pangkat penata
tingkat I, golongan ruang III/d, membutuhkan
Angka Kredit paling sedikit 100 (seratus);
- Polisi Kehutanan Ahli Muda, pangkat penata tingkat
I, golongan ruang III/d, yang akan naik pangkat
setingkat lebih tinggi menjadi pangkat pembina,
golongan ruang IV/a, membutuhkan Angka Kredit
paling sedikit 100 (seratus);
- Polisi Kehutanan Ahli Madya, pangkat pembina,
golongan ruang IV/a, yang akan naik pangkat
setingkat lebih tinggi menjadi pangkat pembina
tingkat I, golongan ruang IV/b, membutuhkan
Angka Kredit paling sedikit 150 (seratus lima puluh);
- Polisi Kehutanan Ahli Madya, pangkat pembina
tingkat I, golongan ruang IV/b, yang akan naik
pangkat setingkat lebih tinggi menjadi pangkat
pembina utama muda, golongan ruang IV/c,
membutuhkan Angka Kredit paling sedikit 150
(seratus lima puluh);
- Polisi Kehutanan Ahli Madya, pangkat pembina
utama muda, golongan ruang IV/c, yang akan naik
pangkat setingkat lebih tinggi menjadi pangkat
pembina utama madya, golongan ruang IV/d,
membutuhkan Angka Kredit paling sedikit 150
(seratus lima puluh); dan
- Polisi Kehutanan Ahli Utama, pangkat pembina
utama madya, golongan ruang IV/d, yang akan naik
pangkat setingkat lebih tinggi menjadi pembina
utama, golongan ruang IV/e, membutuhkan Angka
Kredit paling sedikit 200 (dua ratus).
(3) Angka Kredit Kumulatif untuk kenaikan Jabatan
setingkat lebih tinggi bagi Polisi Kehutanan kategori
keterampilan, yaitu:
- Polisi Kehutanan Pemula yang akan naik jabatan
setingkat lebih tinggi menjadi Polisi Kehutanan
Terampil, membutuhkan Angka Kredit Kumulatif
paling sedikit 15 (lima belas) yang merupakan
kebutuhan Angka Kredit dalam jenjang jabatannya
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a;
- Polisi Kehutanan Terampil yang akan naik jabatan
setingkat lebih tinggi menjadi Polisi Kehutanan
Mahir, membutuhkan Angka Kredit Kumulatif paling
sedikit 60 (enam puluh) yang merupakan jumlah
kebutuhan Angka Kredit dalam jenjang jabatannya
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b sampai
dengan huruf d; dan
- Polisi Kehutanan Mahir yang akan naik jabatan
setingkat lebih tinggi menjadi Polisi Kehutanan
penyelia, membutuhkan Angka Kredit Kumulatif
paling sedikit 100 (seratus) yang merupakan jumlah
kebutuhan Angka Kredit dalam jenjang jabatannya
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf e sampai
dan huruf f.
(4) Angka Kredit Kumulatif untuk kenaikan Jabatan
setingkat lebih tinggi bagi Polisi Kehutanan kategori
keahlian, yaitu:
- Polisi Kehutanan Ahli Pertama yang akan naik
jabatan setingkat lebih tinggi menjadi Polisi
Kehutanan Ahli Muda, membutuhkan Angka Kredit
Kumulatif paling sedikit 100 (seratus) yang
merupakan jumlah kebutuhan Angka Kredit dalam
jenjang jabatannya sebagaimana dimaksud pada
ayat (2) huruf a dan huruf b;
- Polisi Kehutanan Ahli Muda yang akan naik jabatan
setingkat lebih tinggi menjadi Polisi Kehutanan Ahli
Madya, membutuhkan Angka Kredit Kumulatif
paling sedikit 200 (dua ratus) yang merupakan
jumlah kebutuhan Angka Kredit dalam jenjang
jabatannya sebagaimana dimaksud pada ayat (2)
huruf c dan huruf d; dan
- Polisi Kehutanan Ahli Madya yang akan naik jabatan
setingkat lebih tinggi menjadi Polisi Kehutanan Ahli
Utama, membutuhkan Angka Kredit Kumulatif
paling sedikit 450 (empat ratus lima puluh) yang
merupakan jumlah kebutuhan Angka Kredit dalam
jenjang jabatannya sebagaimana dimaksud pada
ayat (2) huruf e sampai dengan huruf g.
(5) Kebutuhan jumlah Angka Kredit bagi Polisi Kehutanan
dalam jenjang jabatan yang lebih tinggi sebagaimana
dimaksud pada ayat (3) dan ayat (4) sesuai contoh
sebagaimana tercantum dalam Lampiran I yang
merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan
Badan ini.
