Pasal 46
BAB 5 — PANWASLIH KABUPATEN/KOTA
(1) Setiap anggota Panwaslih Kabupaten/Kota wajib menghadiri rapat pleno. (2) Kehadiran anggota sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibuktikan dengan daftar hadir. (3) Rapat pleno Panwaslih Kabupaten/Kota sah apabila diikuti oleh ketua dan/atau anggota paling sedikit 3 (tiga) orang.
(4) Keputusan rapat pleno Panwaslih Kabupaten/Kota sah jika disetujui oleh paling sedikit 3 (tiga) anggota. (5) Keputusan rapat pleno sebagaimana dimaksud pada ayat (3) ditetapkan berdasarkan musyawarah dan mufakat. (6) Dalam hal rapat pleno tidak dapat mengambil keputusan berdasarkan musyawarah dan mufakat sebagaimana dimaksud pada ayat (5), Panwaslih Kabupaten/Kota melakukan langkah sebagai berikut: a. menghentikan rapat pleno untuk sementara waktu; b. berkonsultasi dengan Panwaslih Aceh; dan c. melanjutkan rapat pleno berdasarkan hasil konsultasi dengan Panwaslih Aceh. (7) Dalam hal rapat pleno tidak dapat mencapai mufakat, keputusan diambil melalui pemungutan suara berdasarkan suara terbanyak.
