Pasal 2
pasal.id
(1) Kegiatan jual beli Kontrak Derivatif selain Kontrak Berjangka dan Kontrak Derivatif Syariah dalam Sistem Perdagangan Alternatif hanya dapat dilakukan oleh Penyelenggara Sistem Perdagangan Alternatif dan Peserta Sistem Perdagangan Alternatif yang telah memperoleh persetujuan Kepala Bappebti. (2) Transaksi Sistem Perdagangan Alternatif dilakukan dengan mempergunakan sistem perdagangan dan diawasi dengan sistem pengawasan elektronik yang telah memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi. (3) Setiap Kontrak Derivatif selain Kontrak Berjangka dan Kontrak Derivatif Syariah sebelum diperdagangkan dalam Sistem Perdagangan Alternatif wajib dikaji terlebih dahulu oleh Bursa Berjangka dan selanjutnya diusulkan kepada Kepala Bappebti untuk mendapat persetujuan. (4) Penetapan jenis Kontrak Derivatif selain Kontrak Berjangka dan Kontrak Derivatif Syariah yang dapat diperdagangkan dalam Sistem Perdagangan Alternatif diatur dalam Peraturan Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi.
