Pasal 1
pasal.id
Dalam Peraturan Kepala Badan ini yang dimaksud dengan:
- Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi yang selanjutnya disebut Bappebti adalah lembaga pemerintah yang tugas pokoknya melakukan
pembinaan, pengaturan, pengembangan, dan pengawasan Perdagangan Berjangka. 2. Sistem Perdagangan Alternatif adalah sistem perdagangan yang berkaitan dengan jual beli Kontrak Derivatif selain Kontrak Berjangka dan Kontrak Derivatif Syariah, yang dilakukan di luar Bursa Berjangka, secara bilateral dengan penarikan Margin yang didaftarkan ke Lembaga Kliring Berjangka. 3. Penyelenggara Sistem Perdagangan Alternatif adalah Pedagang Berjangka yang merupakan Anggota Kliring Berjangka yang melakukan kegiatan jual beli Kontrak Derivatif selain Kontrak Berjangka dan Kontrak Derivatif Syariah, untuk dan atas nama sendiri dalam Sistem Perdagangan Alternatif. 4. Peserta Sistem Perdagangan Alternatif adalah Pialang Berjangka yang merupakan Anggota Kliring Berjangka yang melakukan kegiatan jual beli Kontrak Derivatif selain Kontrak Berjangka dan Kontrak Derivatif Syariah, atas amanat Nasabah dalam Sistem Perdagangan Alternatif. 5. Nasabah adalah Pihak yang melakukan transaksi Kontrak Berjangka, Kontrak Derivatif Syariah, dan/atau Kontrak Derivatif lainnya melalui rekening yang dikelola oleh Pialang Berjangka. 6. Pengendali adalah Pihak yang secara faktual ataupun yuridis dapat mempengaruhi atau MENETAPKAN suatu kebijakan ataupun keputusan yang dilaksanakan oleh Penyelenggara Sistem Perdagangan Alternatif atau Peserta Sistem Perdagangan Alternatif dalam menjalankan kegiatannya. 7. Peraturan Perdagangan (Trading Rules) Sistem Perdagangan Alternatif yang selanjutnya disebut Peraturan Perdagangan (Trading Rules) adalah peraturan yang mengatur tata cara transaksi di bidang Sistem
Perdagangan Alternatif yang telah mendapat persetujuan dari Kepala Bappebti. 8. Perjanjian Kerjasama adalah hubungan hukum yang terjadi antara Penyelenggara Sistem Perdagangan Alternatif dengan Peserta Sistem Perdagangan Alternatif dalam rangka Penyelenggaraan Sistem Perdagangan Alternatif.
