Pasal 9
BAB 7 — MEKANISME PEYELESAIAN KERUGIAN NEGARA
(1) Bedasarkan SPKMKN, ASN bukan Bendahara/Pihak Ketiga wajib mengganti Kerugian Negara dengan cara menyetorkan secara tunai ke Kas Negara paling lama 7 (tujuh) hari kerja sejak penetapan pembebanan oleh TPKN. (2) Apabila dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1) telah terlampaui, ASN bukan Bendahara tidak mengganti Kerugian Negara secara tunai, TPKN mengajukan permintaan kepada Bendahara gaji untuk melakukan pemotongan penghasilan paling banyak 50% (lima puluh persen) dari setiap bulan sampai lunas. (3) Apabila dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari sebagaimana dimaksud pada ayat (1) telah terlampaui, dan Pihak Ketiga tidak mengganti Kerugian Negara secara tunai, TPKN melakukan penagihan ulang sebanyak 2 (dua) kali 7 (tujuh) hari kerja.
(4) Apabila setelah penagihan ketiga, Pihak Ketiga tidak mengganti Kerugian Negara dengan cara menyetorkan secara tunai ke Kas Negara, TPKN akan menyerahkan penyelesaian Kerugian Negara kepada aparat penegak hukum.
