Pasal 43
BAB 2 — EVALUASI TAPAK
(1) PET harus mengevaluasi bahaya sumber potensial sebagaimana dimaksud dalam Pasal 41 huruf b yang meliputi: a. penapisan; dan b. evaluasi rinci. (2) Penapisan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan: a. deterministik; dan b. probabilistik. (3) Pendekatan deterministik sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a dilaksanakan dengan MENETAPKAN NJP untuk setiap sumber potensial.
(4) Dalam hal jarak antara sumber potensial dan tapak lebih besar dari NJP, evaluasi lebih lanjut tidak diperlukan. (5) Dalam hal jarak antara sumber potensial dan tapak lebih kecil dari NJP, harus dilaksanakan penapisan lebih lanjut dengan pendekatan probabilistik sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b melalui penentuan kebolehjadian kemunculan kejadian awal pada sumber potensial. (6) Dalam hal kebolehjadian kemunculan kejadian awal sebagaimana dimaksud pada ayat (5) lebih dari 10-7 (sepuluh pangkat minus tujuh) per tahun, evaluasi rinci sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b harus dilaksanakan. (7) Evaluasi rinci sebagaimana dimaksud pada ayat (6) dilaksanakan dengan menentukan kebolehjadian kemunculan kejadian interaksi.
