Pasal 7
(1) Dalam hal suatu Underlying Transaksi hanya memiliki 1 (satu) jenis valuta asing, Bank dilarang menggunakan Underlying Transaksi yang sama untuk lebih dari: a. 1 (satu) Kontrak Lindung Nilai; dan b. 1 (satu) Transaksi Swap Lindung Nilai kepada Bank INDONESIA. (2) Dalam hal suatu Underlying Transaksi memiliki lebih dari 1 (satu) jenis valuta asing, Bank dapat menggunakan Underlying Transaksi yang sama untuk lebih dari: a. 1 (satu) Kontrak Lindung Nilai; dan b. 1 (satu) Transaksi Swap Lindung Nilai kepada Bank INDONESIA,
yang dinyatakan dalam masing-masing valuta asing. (3) Bank dilarang menggunakan Underlying Transaksi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) untuk lebih dari 1 (satu) Kontrak Lindung Nilai dan 1 (satu) Transaksi Swap Lindung Nilai kepada Bank INDONESIA dengan jenis valuta asing yang sama. 4. Ketentuan Pasal 9 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
