PROPORSI DAN ESTIMASI PENERIMAAN PAJAK ROKOK UNTUK
Pembukaan
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
SALINAN
KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PERIMBANGAN KEUANGAN NOMOR KEP-40/PK/2021 TENTANG PROPORSI DAN ESTIMASI PENERIMAAN PAJAK ROKOK UNTUK MASING-MASING PROVINSI TAHUN ANGGARAN 2022
DIREKTUR JENDERAL PERIMBANGAN KEUANGAN,
Menimbang : bahwa dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 16 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 115/PMK.07/2013 tentang Tata Cara Pemungutan dan Penyetoran Pajak Rokok sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan PMK Nomor 11/PMK.07/2017 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 115/PMK.07/2013 tentang Tata Cara Pemungutan dan Penyetoran Pajak Rokok, perlu menetapkan Keputusan Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan tentang Proporsi dan Estimasi Penerimaan Pajak Rokok untuk Masing-Masing Provinsi Tahun Anggaran 2022;
Mengingat
- Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 130, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5049) sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 245, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6573);
- Peraturan Menteri Keuangan Nomor 115/PMK.07/2013 tentang Tata Cara Pemungutan dan Penyetoran Pajak Rokok (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 1007) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan PMK Nomor 11/PMK.07/2017 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 115/PMK.07/2013 tentang Tata Cara Pemungutan dan Penyetoran Pajak Rokok (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 223);
MEMUTUSKAN:
Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PERIMBANGAN KEUANGAN TENTANG PROPORSI DAN ESTIMASI PENERIMAAN PAJAK ROKOK UNTUK MASING-MASING PROVINSI TAHUN ANGGARAN 2022.
PERTAMA : Menetapkan proporsi dan estimasi penerimaan Pajak Rokok untuk masing-masing Provinsi Tahun Anggaran 2022 sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang mengandung bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Direktur Jenderal Perimbangan ini.
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
KEDUA : Penetapan estimasi penerimaan Pajak Rokok untuk masing-masing Provinsi Tahun Anggaran 2022 digunakan sebagai dasar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022 untuk masing-masing Provinsi.
KETIGA : Berdasarkan estimasi penerimaan Pajak Rokok untuk masing-masing Provinsi Tahun Anggaran 2022 sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA, Gubernur menetapkan alokasi bagi hasil Pajak Rokok masing-masing Kabupaten/Kota sebagai dasar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022 masing-masing Kabupaten/Kota.
KEEMPAT : Keputusan Direktur Jenderal ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Salinan Keputusan Direktur Jenderal ini disampaikan kepada:
- Menteri Keuangan;
- Direktur Jenderal Perbendaharaan;
- Direktur Jenderal Bea dan Cukai;
- Para Gubernur di Seluruh Indonesia;
- Sekretaris Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 5 November 2021
DIREKTUR JENDERAL PERIMBANGAN KEUANGAN, ttd.
ASTERA PRIMANTO BHAKTI
Salinan sesuai dengan aslinya Sekretaris Direktorat Jenderal u.b. Kepala Bagian Umum, Advokasi, dan Kerja Sama Antar Lembaga,

CH. NELLY GUSTIARTI NIP 197108191996032001
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
LAMPIRAN KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PERIMBANGAN KEUANGAN NOMOR KEP-40/PK/2021 TENTANG PROPORSI DAN ESTIMASI PENERIMAAN PAJAK ROKOK UNTUK MASING-MASING PROVINSI TAHUN ANGGARAN 2022
PROPORSI DAN ESTIMASI PENERIMAAN PAJAK ROKOK UNTUK MASING-MASING PROVINSI TAHUN ANGGARAN 2022
| No. | Nama Provinsi | Proporsi Jumlah Penduduk *) | Estimasi Penyetoran Pajak Rokok ke Rekening Kas Umum Daerah Tahun Anggaran 2022 (Rp) | | --- | --- | --- | --- | | (1) | (2) | (3) | (4) | | 1. | Provinsi Aceh | 0,019561 | 370.987.962.898 | | 2. | Provinsi Sumatera Utara | 0,055765 | 1.057.630.423.833 | | 3. | Provinsi Sumatera Barat | 0,020557 | 389.890.965.902 | | 4. | Provinsi Riau | 0,023711 | 449.695.854.939 | | 5. | Provinsi Kepulauan Riau | 0,007550 | 143.189.101.694 | | 6. | Provinsi Jambi | 0,013066 | 247.817.612.765 | | 7. | Provinsi Sumatera Selatan | 0,031188 | 591.512.895.934 | | 8. | Provinsi Bangka Belitung | 0,005347 | 101.402.141.063 | | 9. | Provinsi Bengkulu | 0,007467 | 141.620.783.506 | | 10. | Provinsi Lampung | 0,032521 | 616.798.551.971 | | 11. | Provinsi DKI Jakarta | 0,041311 | 783.501.906.466 | | 12. | Provinsi Jawa Barat | 0,174805 | 3.315.333.312.826 | | 13. | Provinsi Banten | 0,043304 | 821.308.539.493 | | 14. | Provinsi Jawa Tengah | 0,136751 | 2.593.608.832.950 | | 15. | Provinsi DI Yogyakarta | 0,013502 | 256.079.586.270 | | 16. | Provinsi Jawa Timur | 0,150588 | 2.856.045.643.080 | | 17. | Provinsi Kalimantan Barat | 0,020064 | 380.531.427.441 | | 18. | Provinsi Kalimantan Tengah | 0,009698 | 183.925.384.586 | | 19. | Provinsi Kalimantan Selatan | 0,015074 | 285.901.876.638 | | 20. | Provinsi Kalimantan Timur | 0,013973 | 265.018.811.834 | | 21. | Provinsi Kalimantan Utara | 0,002543 | 48.227.578.248 | | 22. | Provinsi Sulawesi Utara | 0,009756 | 185.038.694.729 | | 23. | Provinsi Gorontalo | 0,004404 | 83.516.723.038 | | 24. | Provinsi Sulawesi Tengah | 0,011147 | 211.411.395.708 | | 25. | Provinsi Sulawesi Selatan | 0,033768 | 640.440.438.325 | | 26. | Provinsi Sulawesi Barat | 0,005295 | 100.421.341.300 | | 27. | Provinsi Sulawesi Tenggara | 0,009807 | 186.005.003.345 | | 28. | Provinsi Bali | 0,015700 | 297.764.621.198 | | 29. | Provinsi Nusa Tenggara Barat | 0,019856 | 376.587.606.377 | | 30. | Provinsi Nusa Tenggara Timur | 0,020147 | 382.105.040.470 | | 31. | Provinsi Maluku | 0,006889 | 130.664.571.586 |
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
| No. | Nama Provinsi | Proporsi Jumlah Penduduk *) | Estimasi Penyetoran Pajak Rokok ke Rekening Kas Umum Daerah Tahun Anggaran 2022 (Rp) | | --- | --- | --- | --- | | (1) | (2) | (3) | (4) | | 32. | Provinsi Maluku Utara | 0,004838 | 91.752.152.665 | | 33. | Provinsi Papua | 0,015828 | 300.185.757.249 | | 34. | Provinsi Papua Barat | 0,004219 | 80.017.459.673 | | Jumlah | | 1,000000 | 18.965.940.000.000 |
Keterangan: Tampilan proporsi jumlah penduduk disajikan hingga 6 digit angka di belakang koma. *) Proporsi ditentukan berdasarkan data jumlah penduduk tahun 2021 yang dijadikan dasar perhitungan DAU Tahun Anggaran 2022.
DIREKTUR JENDERAL PERIMBANGAN KEUANGAN,
ttd.
ASTERA PRIMANTO BHAKTI
Salinan sesuai dengan aslinya Sekretaris Direktorat Jenderal u.b. Kepala Bagian Umum, Advokasi, dan Kerja Sama Antar Lembaga,

CH. NELLY GUSTIARTI NIP 197108191996032001
Konsideran (Menimbang & Mengingat)
** : bahwa dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 16 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 115/PMK.07/2013 tentang Tata Cara Pemungutan dan Penyetoran Pajak Rokok sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan PMK Nomor 11/PMK.07/2017 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 115/PMK.07/2013 tentang Tata Cara Pemungutan dan Penyetoran Pajak Rokok, perlu
**
- Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 130, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5049) sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 245, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6573);
- Peraturan Menteri Keuangan Nomor 115/PMK.07/2013 tentang Tata Cara Pemungutan dan Penyetoran Pajak Rokok (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 1007) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan PMK Nomor 11/PMK.07/2017 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 115/PMK.07/2013 tentang Tata Cara Pemungutan dan Penyetoran Pajak Rokok (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 223);
