UU
PERADILAN AGAMA
Pasal 42
BAB 2 — SUSUNAN PENGADILAN
(1) Kecuali ditentutakan lain oleh atau berdasarkan undang-undang, Juru Sita tidak
boleh merangkap menjadi wali, pengampu, dan pejabat yang berkaitan dengan perkara yang di dalamnya ia sendiri berkepentingan.
(2) Juru Sita tidak boleh merangkap menjadi Penasihat Hukum.
(3) Jabatan yang tidak boleh dirangkap oleh Juru Sita selain jabatan sebagaimana
yang dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2), diatur lebih lanjut oleh Menteri Agama berdasarkan persetujuan Ketua Mahkamah Agung.
Bagian Ketiga Sekretaris
