Pasal 53
undang-undang ini nrulai berlaku terhitung I (satu) tahun sejak tanggnl diuudangkan
Agar
Ptt r ill]r't.r nrt,l,lI..ll{ tflt r{.rhlL Ltn
-14
Agar rctiap o,'ang rrengctarruirrya, rrrclrrcrintahkan pcngunerangan Undang-undang ini denga, pcncnrpatannya darar, l.embaran Negara Republik Indoncsia.
Ilisairkan di.fnkarta patln tanglal S Mare{ 1$gg I,KI;SIDUN RITUNI.IH INI)ON[IiIA ild trAcr TARUDOIN Jr.JSlJr HABr BII I)i undrrngkau rli .fr karta pada tanggal II Mar.ct II)Dg
M[:N'T[RI NICA RA .q[KRilTARIIi NI,(;A RA RIJI'TJ I} I,I K IN T)t)NHSIA I ttl .tANDJtrN(; AKITAH
I,};MIIARAN NX;ARA RIPTJBI,IK INIIT)rur:SIA l,AIIUN I f}99 NOMOR 33
Sirlintn scsuli rlerrgatr aslinya R['rAHtA't'lt^tltNr:'r RtaI a l?irn ltcrrlurafi -rrndnngnn I '4,*,5.^ V. Nahattanils
lr{
ffi R r p',rf;:["]lil;] *u =, ^ PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDAhIG REPUBLIK INDONHSIA NfiMOR 5 ]'AHUN 1999 TENTANG
LARANSAN PRAKTHK MONOPOLI DAN PERSATNOAN
USAHA TIDAK SEHAT
UMUM
Pembangunn ekonomi patla Pembangunan Jangka Panjang Pertama tclah menghasilkan banyak hemnjuan, nntara lain dengan meningkatnyn kescjalrtermn rakynt. Kemajuan pembangunan yflng telnh dicapai di atas" didorong olch kcbijakan pembangunan di trerbagai bidang, termasuk kebijnkan Jrmbangunan bidang ekonomi yng tsrtu{ng dalarn Garis-Garis Bcsar Hluam Negura dan Rencana Pemtlnngun&n Lirnr Tnhunan, serta berbagni kebijakan ekcnmi lainnya.
Meskipun telah bnnyak kemaiuftn ynng dicapai selamu Pernbrngunnn Jangka Panjang Perlama, yang ditunjukkan olch pcrtumbuhan ekonomi yang tinggi, tetapi rnasih banyk pula tantangan atu peroalnn, khususnya dnlarn pembangunnn ekonami yang belum tcrpecahkan, sciring dengan adanya kecenderungaa glbalisasi perekonomian ssrta dinsmiks don perkembangan usaha $wa$ta sejrk awal tahun l$90-an.
Peluang-peluang usaha yang tercipta selarna tiga dasawara yang lalu d$lam kenyataannya belum memhuat seluruh masyarakat marnpu dan dryat berpartisipnsi dalam pembangunnn di bcrbagni sektor ekonomi. Perkembangnn usaha swasta slama priode tersebut, disntu sisi diwarnai oleh berbagai bentuk kebijakan Pemerintah yang kurang tepnt sehingga pasar m*njndi terdistorsi. Di sisi lain, perkemhangnn ucnha swasta dalam kenyataannyn rebagian besar merupaknn perwujudan dcri knndisi persaingan ueflha yang tidak sehat.
Fenomcn*.".
2
Fenomena di rtns telah herkemhang dan didukung oleh *danya hubungan yang terkait antara pengambil keputusrn dengan para pelaku usaha. hetik secara langsung maupun tidek langsung, sehingga lchih mcmpcrbunrk kr'arlran. penyelenggarean ekonomi nasional kurang msngecu kepada amanat Pa.sal 33 l.Indlng-Undang Dasar Ig4S, serla cenderung menunjukkan corak ynng $angat rnonopolistik.
Para pengusaha yang dekat dengan elit kekua.rnan nrcrulnpatkan kelrrudahan-kmudahan yang bcrlehihan sehingga berdanrpak kepatla kese njangan sosia[" Munculnya konglomerasi dnn sekelornpok kccil pcrrgusnha kunt yang ticlak didukung olh semftngat kcwirausnhasn scjati merupakan salah crru faktor yeng mengakibatkan hetahnan ekonomi menjadi $sftgn{ rapuh dan ridak mflmp bcrsaing,
Memperhatikan situasi dan kondisi tcrselrut di atas, rnnuntut kils untuk menr,nflti dan menata kcmbali kegiatnn usahn di Indorrr:sia. agar rlunia usaha dapat tumhuh sertr berkemban8 sscara sehst drrn bcnnr, sehingga trrr'ipta iklirn pcrsaingan usah* yang eehat, sertr terhindarnyt pemusittun kckuatan ekonorni pittla pcrorangan atau kelompok tertentu, antara lain dalam bentuk praktck nronopoli dan persaingan usaha tidak ehat yang merugikan masyarknt, yang bertentangan clengarr cita-cita keadilan s*rsint.
Oleh karena itu, pcrlu disurun Undnng-Unclang tcntang Larangan praktek Manr:poli dan Pnrsaingan Us$a Tidak Sehat yang dinraksutlkarr untuk rnenegakkan aturan hukum dan membcrikan perlindungsn yang sanra bagi sctiayr yrclaku usahn di dxlam upry{r urttuk menciptakan percaingan usaha yang sr.hat.
Undang*undang ini menrhcrilcan jaminan kcpaslian hukuur uutuk lehih mendorgng Ferc€F8tan pemhangunan ekononri dalanr upaya nreningkalkan kesejahteraan uruurn, serta rebagai implementari dari oflmflngat clarr jiwa Unclang-Untlang Dasar 1945.
Agnr
{ffi
F'r"(L'rt[ir^hl r-{i frtl;.!: lt( lrvi-)()NL,:il:r
-1
Agar implemcntasi undailg-undang ini scrta pcrntur.rn l)elaksfinanye dflpat herjalan efektif sesuei asas dsn tujunnya, nraka perlu dihcntuk lionrisi pengawus Fersaingnn Usrhn, yaitu lernbaga indcperdcn yang tcrtcps clari pengaruh penrerinkh rlnn pihalr lain. yang berwenang melakukan 1xnsawflsan pcrsaingan u.rahn clan rnenjatuhkan sanksi' Sanksi terwbut berupa tindakan atlnrinis{ratil. scdangkan sanksi pidana adalah wewenang pengadilan.
Secarn umum, materi dnri Untlang-Undang Terrlang Larnngan praktek Monopoti dan Persaingan Usnha Tidak Sehat ini mrngamlung 6 (enflrlr) hngian pengaturen yrng terdiri dari :
- perjanjian yrns dilarang;
- kegiatan ynng dilarang;
- posisi dominan; 4" Komisi Pengawas Persaingtn Usaha;
- penegnkan hukum;
- ketentuan lain-lain.
Undang-undang ini disusun berdasarknn Pancasilt dan L.tndlng-Undang Dasnr 1fl4j, serta bcrasrukan kepadn denrokrasi ckonorni ilengan rncmperhatikan kpseimbarrgan sntsrE kepentingan pelaku usaha dan kcpentingan rrnruru dengan tujuan untuk : mcnjga yangkcpcntingan umum dan nrclinrJrrngi konsunren; rrrerrurrrhuhknrl iklim usahn kondusif melalui terciptanya persaingarr usalru yang sehat. ilan rnenjanrin kepastin' kesempatan berusaha yflng sat]ln bagi setiap orang: nrencegah praktek-praktck mouopCIli dan atflu persaingan urnhn tidak selrat yang clitinrbulkan plaku *saha; sr;rla menciptaknn efektivitas dan efisieni tlalam kegintan usaira dalnrn rangka meninghatknn efisiensi ekonomi nasional sehtgai salrh satu ullaya rncnirrgkntkan kercjahtersnn rakyat.
PASAL
/1
-t.
Jl'
l^ ri [^(;, r) F N Hr ilUlJi.tn rNI.,r)NE \ir\
4
PASAL DEMI PASAL
Pasal I
Angkr I Cukup jelas
Angka 2 Cukup jelas
Angka 3 Cukup jelas
Angka 4 Cukup jclas
Angka 5 Cukup jelas
Angka 6 Cukup jelas
Angka 7 Cukup jelas Angka I Cukup jelas
Angka 9 Cukup jelas
Angke lO Cukup jelas
Angka I I Cukup jelns
Angka I?
\
I,
I Hl.t,,l)[ N trl. Pr.tl'll ,K l.{{ rr-,NI Slrr
"5
Angkn l2 Cukup jolas
Angka 13 Cukup jelas
Angka 14 Cukup jelas
Angka 15 Cukup jelas
Angkn 16 Cukup jclas Angka l7 Cukup jelas
Angka l8 Cukup jelas
Angka I9 Cukup jelas
Panal 2 Cukup jelns
Fnsal 3 Cukup jelas
Pasd 4 Ayat (l) Cukup jelas Ayat (2) ...
Wiri"tI tr{{.11.n, ftt PU,tL tK lt"lD(1l.Jt^ Si/-
6
Aynt (2) Cukup jelas
