Pasal 34
Pembentukan Kornisi scrt* f;usunan urganisasi, tugas, dau{l} fungsinya ditetapkan dcngarr Kcputussn Pr*riden.
**(2) Untuk kelancaran pel*ksanaan tugas. Kornisi dibantu olsh
sckretariaf.
(3) Kornisi dnpat rnemberrtuk kck:nrpok kcrja.
(4) Ketentuan nrengrrrui $uriunlrl organisasi. lugas, dan fungsi**
se krcl.ariat dan kclurnprrk kur.ja diatur lchih lanjut dengrn kqputusan Komisi"
Bagian
$# PFlr-.5rDEhl HE PUtfI-,K IhJD(.]NL5iA
2:
Bagian Ketiga
Tugas
Pnsal 35
Tugas Komisi rncliputi:
- melakukan penilnian tcrlradap perjanjian yang dapat mengakibatkan terjarlinya praktck nronop*li dan atau persaingarr usaha tidak sehat sctragainrnna diatur dalaln Pasal 4 sarnpai dengan Pasal I6;
- mslakuhan pcnilaian tcrhndap kcgiatan usahfi dnn atau tindkan pelaku usaha y&ng dapnt rrrengakibatkan terjndinya praktek nranopoli dan atau pcrsairrgan usaha tidak sehal sebagaimitnn diatur dalnnr Farl l? sanrpai dengan Pasal ?4;
- mckkukan pnilaian tcrhaclap nda atau tidak adanyu pcnynlntrgunaan posisi donrinan yang rlapat nrengnkihatkan terjadinya praktek monopoli dan atau persirrgan uaha tidak sehat sebagaimana diatur dalam Pasal 25 sarnpai clcngnn Pn.ral 381
- mengarnbil tindakan scsuai d*rrgan wewenrrng Kornisi sebagairnana diatur dalurn Fasal 30:
- mcmbe"rikan .snran dnn pc.rtirnbangnn tcrhadap kcbijakan Pernerinlah yang b*rkiltan dcrrgan praktck monopoli dan atau persaingan usaha tidak schat;
- nlenyilsun pedonrrt dan atau putllrkasi yang bcrkaita derrgarr Undang-undang ini:
- nrenrherikar llrorun secflra hcrkaln atas hsil k*rja Koffiisi kepadn Presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat.
Bagian .."
q
/1 I'
U.
FtrF$l{ri. hJ Rt" trUtill-lK 1f9D(}NI bli\
Bagialr K*c'rrrpat Wewcnang
Pasal 3(r
Wewenang Knnrisi nrcliputi ; E. menerima lapnran dari lnasyarakat dan atau dari pelaku usahs tentang dugaan tcrjadirrya prnktek nronopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat;
ntelakukan penelitian terrtung dugaitn ndanyn kegiatan usaha dm atau lindaka* pelaku usaha yarrg rlalrat rrrcngnkibalkan terjndinya praktek monopoli dan atau persaingan u$aha tidnk sehat;
melakuknn penyelidiktn dan atau pcmeriksaan tcrhadap kasus dugaan praktck monpoli dan atnu persaingan usaht tidak sehnt yang ttilaporkan alh nrnsyarakat atau *leh pelaku usaha atau yang ditcrrrukarr oleh Korrrisi sebagai hasil dari penelitiannya:
mcnyinrpulkan hasil penyelidihn dnn ntau pemcriksaan tentang ada atau tidak adarrya praktek nlCInpoli dan atau persaingan usaha tidak sehat;
mcmanggil pclaku usaha yang tliduga telah melakuknn pelanggaran terhadap kctentuan undarg-undnng ini ; f, nrenranggil dan rrr*rrglradirkan saksi" saksi ahli, dan *etiap orang yans dianggap rnengctahui pclarrggaran tcrhadap kefenturn undang-undang ini;
nrenrinta,..
i::i'. t 4
i.
F}EE S ,TN f-tI t"t.JHI_tK rND()Nf 5lA
?4
meminta tintuan pcnyitlik untuk menghadirkan pelaku usahs,B. saksi, riaki ahli, atnu sctiap orans s*bagairnana dirrraksud huruf e tlan huruf f" yang tidirk hr;rseclia rncrnenuhi panggilnn Komisi;
- mntinta kcterangalr tlari instnnsi Penrcrintah dnlanr kaitannya dengan pcnyelietikan dan iltelu pcntcriksaan terhadap pclaku usahn ynng nrlanggar ketentuan urilang-undang ini;
- mendapatkan, nsneliti, dan atau ntcnilai surat, dokunren, atau alat hukti lain guna pcnyelidikan dan atau perncriksaan;
- memutuskan dan menetapkan ada atau tidak adanya kcrugian di pihak pelaku usalra lain atau nrasyarakat;
- nrenrtrcritahukan []utusan Konrisi kepada pelaku usaha yans didrrgn rnelnkrrkan prakt.k rnnnopnli rlan Rfau prrcingan rrrrha tidah xchat;
- menjatuhkflr sank$i herupa tinrlakan adnrinistratif kcpatla pclaku usaha yang melangsar kctentuan Undang-undang ini.
Bagitn Kelinra
Penrhiayaan
